Diduga Illegal logging, Tumpukuan Kayu Pesisir Pantai Tanjung Paku Meresahkan Warga

0
412
Tumpukan kayu yang diduga tujuan Nipah Panjang, Provinsi Jambi, menyebabkan akses jalan rusak di Dusun Tanjung Paku, Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat.
Dijual Rumah

Lingga, buktipers.com – Diduga illegal logging, ratusan batang kayu bulat jenis resak, hasil rambahan hutan milik salah seorang pengusaha lokal Desa Resang tujuan Seberang/Nipah Panjang (Jambi), menumpuk di pesisir pantai, di wilayah Dusun Tanjung Paku, Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepri.

Informasi yang diterima wartawan dari dua orang narasumber terpecaya, namun enggan namanya disebutkan mengatakan “Ada kayu bulat ratusan batang di pesisir pantai wilayah Dusun Tanjung Paku Desa Marok Tua, jenis resak dan kapur, siap diberangkatkan ke seberang, tujuannya Nipah Panjang. Keberadaan kayu tersebut sudah meresahkan warga tempatan Dusun Tanjung Paku Desa Marok Tua dan akses jalan mereka juga rusak, Pak,”ujarnya melalui whatsapp, Selasa (10/3/2020),  sekira pukul 13.45 WIB.

Dikatakannya, aktifitas yang dilakukan oknum pengusaha kayu bulat tersebut, sangat meresahkan warga, khususnya Dusun Tanjung Paku.

Pasalnya, akses jalan penghubung yang dibangun untuk kebutuhan sehari-hari warga, menuju Desa Resang, terutama anak-anak sekolah menjadi rusak.

Dan permasalahan ini sebelumnya sudah kita sampaikan, namun mirisnya, sedikitpun tidak diindahkan oleh oknum pelaku pekerja tersebut, jelasnya.

Selanjutnya, sumber lain menyebutkan, alasan memberitahukan soal ratusan batang kayu bulat tersebut, karena luapan kekesalan warga kepada pemilik kayu itu yang diduga aktifitasnya telah merusak sebagian akses jalan warga.

Dan pemilik barang tersebut akan dilaporkan kepada pihak berwajib. Kalau bukan ke Polsek, bisa jadi langsung ke Polres, ucap narasumber.

Saat dikonfirmasi wartawan terkait siapa pemiliknya, narasumber kembali menyebutkan, “Maaf pak, untuk nama pemiliknya saya juga belum tahu persis hingga kini. Hanya menurut kabar, pemiliknya warga Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan, namun masih dicari siapa, “jelasnya.

Hasil konfirmasi dari narasumber yang lainnya menyebutkan, “Kita sudah berulang kali menyampaikan, bahwa akses jalan yang dibuat tersebut bukan untuk digunakan sebagai akses jalan kerja kayu, namun dibangun untuk kepentingan akses jalan warga, terutama anak-anak sekolah, “katanya.

Hingga berita ini diunggah pihak Perangkat Desa Marok Tua, khususnya para perangkat desa yang bertugas di wilayah Dusun Tanjung Paku, mulai dari Kepala Dusun (Kadus), Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), belum bisa dikonfirmasi wartawan.

 

(Zul)