Diduga Kelalaian, 800 Kg Pasir Timah Asal Dabo Diamankan Petugas Pelabuhan Roro Tungkal

0
985
Ilustrasi. (Net)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Lingga (Kepri)

Diduga kelalaian pihak petugas pelabuhan dan intansi terkait, satu unit mobil Vajiro warna hitam nomor polisi (BP) Plat B, bermuatan ratusan kilo pasir timah dari Pelabuhan Roro Desa Jagoh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepri, diamankan petugas pelabuhan Roro Kuala Tungkal  Provinsi Jambi, beberapa hari lalu.

“Kemarin, tepatnya Selasa, 9 Juli 2019,  ada Mobil Vajiro warna hitam BP Plat B dari pelabuhan Roro Jagoh, diamankan petugas pelabuhan Roro Kuala Tungkal, setelah dilakukan pengecekan mobil Vajiro tersebut ternyata mengangkut pasir timah seberat kisaran 800 Kg,”ujar nara sumber berinisial TK, Sabtu (13/7/2019),  lalu, sekira pukul 16.30 WIB.

Adapun mobil Vajiro, beserta pasir timah yang diamankan Petugas Kuala Tungkal, diangkut/diambil dari Dabo Singkep, tepatnya berasal dari salah seorang diduga sebagai pengepul, asal Kampung Pane Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, ungkapnya.

Herannya, miskipun bermuatan pasir timah ratusan kilo yang diduga tanpa mengantongi izin lengkap, namun  Vajiro tersebut bisa dengan mudah dan aman masuki pelabuhan dan tanpa hambatan sedikitpun hingga memasuki Kapal Roro, serta sampai ke- Pelabuhan Roro Kuala Tungkal Jambi, lanjutnya.

Adapun tujuan perjalanan pasir timah yang jumlah beratnya ratusan kilo, semula direncanakan akan dibawa ke-Bangka, dengan sistem transit dari kediaman pengepul, langsung pelabuhan Roro Jagoh, mampir Kuala Tungkal, terus meluncur ke Palembang dan selanjutnya baru ketempat tujuan (Bangka), beber sumber.

Masih ucap narasumber, namun siapa sangka, nasib naas menimpa kepada dua orang yang diduga sebagai pembawa barang. Ketika petugas pelabuhan Roro Kuala Tungkal melakukan pengecekan barang muatan kendaraan, mobil dan barang langsung diamankan petugas Pelabuhan Roro Kual Tunggal dan hingga saat ini masih diamankan, tutupnya.

Hingga berita ini diunggah, diduga sebagai pihak pengepul, maupun yang disangkakan sebagai pemilik barang dan mobil, termasuk juga pihak penegak hukum petugas pelabuhan Roro Kuala Tungkal, belum bisa dikonfirmasi, sekaligus informasi kelanjutan terhadap barang bukti yang diamankan.

 

(Zulkarnaen)