Diduga Peras Pengemis, Ditreskrimum Polda Kepri Amankan Empat Orang Pegawai Dinsos Batam

0
23
Polda Kepri saat menggelar press release.
Dijual Rumah

Batam, buktipers.com – Diduga melakukan pemerasan, empat orang oknum pegawai Dinsos Kota Batam, terpaksa diamankan Tim Opsnal Subdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Kepri. Ke empat orang tersebut, masing-masing berinisial MR, S, KS, dan JP.

Empat orang tersebut diduga telah melakukan pemerasan terhadap pengemis yang ada di Kota Batam. Hal tersebut disampaikan Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos., S.IK, di dampingi Wadir Reskrimum Polda Kepri, AKBP Ruslan Abdul Rasyid, S.Ik., M.H. dan Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri, AKBP Priyo Prayitno, Selasa (20/10/2020).

Dapat dilihat bersama, bahwa kita telah mengamankan empat orang oknum Satpol PP yang ditugaskan di Dinas Sosial Kota Batam. Keempat oknum tersebut  bertugas untuk melakukan kegiatan penertiban dan ataupun penegakkan hukum terhadap Peraturan Daerah, katanya.

Sampai saat ini, tim kami terus melakukan pemeriksaan dan mengambil keterangan terhadap empat orang oknum ini.

Pemeriksaan dilakukan, terkait viralnya di media sosial, tentang pemerasan yang dilakukan para pelaku, ujar Dirreskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto.

“Kronologisnya, saat melakukan tugas, ke empat oknum ini mengamankan beberapa orang pengemis, dan salah satunya yang berada di hadapan kita yaitu Pak Selamat. Saat diamankan, Pak Selamat cukup histeris, mengingat kondisinya yang terbatas dan tidak bisa berbuat apa-apa, selain berteriak dan menyampaikan, bahwa ia telah menjadi korban pemerasan dari beberapa orang yang diduga oknum Sat Pol PP. Dan kita lakukan pendalaman dan penyelidikan, sehingga berhasil mengamankan empat orang oknum tersebut.  Dari hasil keterangan Pak Selamat, ia sudah beberapa kali ditangkap oleh Sat Pol PP dan dimintai uang dari Rp. 100.000, sampai dengan Rp.300.000. Dan kejadian terakhir, uang milik korban sebesar Rp. 50.000,- diambil oleh oknum berinisial S,”beber Kombes Pol Arie Dharmanto.

Dan tidak menutup kemungkinan, kita akan mengarah pada oknum lainnya yang keterlibatannya dalam hal ini lebih dominan, katanya.

Untuk modus operandi, para pelaku berpura-pura menangkap para pengemis, dan setelah berhasil diamankan, para pengemis ditakut-takuti akan dibawa ke kantor Dinas Sosial.

Tetapi apabila tidak mau dibawa, maka harus memberikan uang hasil mengemisnya. Atas tindakannya, pelaku dapat dikenakan Pasal 368 KUHPidana, jelas Kombes Pol Arie Dharmanto, melalaui pesan rilis Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhadrt S.,S.IK.,M.Si.

(R/Zul)