Diduga Politik Uang, Tim Oknum Caleg Golkar Dapil III Ditangkap Warga

0
265
Mawar Berduri, selaku tim oknum caleg Partai Golkar nomor urut 10 yang sempat membagikan uang kepada warga pemilih. (Foto/DL/Zul/Tim)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Lingga (Kepri)

Diduga pengawasan pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melemah, mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat Panwaslu Kecamatan, membuat para calon legislatif (Caleg) leluasa melakukan politik uang.

Seperti  di daerah pemilihan (Dapil) III Kepulauan Singkep, yang terkuak kabar money politic tersebut.

Bahkan, warga Desa Tinjul, Kecamatan Singkep Barat, berhasil menangkap dua orang tim caleg dari Partai Golkar yang diduga melakukan politik uang tersebut.

Soal adanya indikasi politi uang itu, disampaikan salah seorang narasumber betinisial NR, pada  Jum’at (19/4/2019) malam lalu.

Dikatakan NR, menjelang hari ‘H’ Pemilu serentak 2019,  Selasa (16/4/2019) sore, tim dari oknum caleg dari Partai Golkar, diduga bagi-bagi uang kepada sejumlah warga, dengan alasan sebagai uang ganti rugi, meninggalkan pekerjaan, pada hari ‘H’ Pemilu, Rabu pagi (17/4/2019).

“Tepatnya Selasa (16/4/2019) sore, ada salah seorang sebagai tim oknum caleg Partai Golkar berinisial Mawar Berduri (berdomisili di Desa Tinjul-red) bagi-bagi uang kepada sebagian warga pengguna hak suara dengan jumlah Rp.100.000 per orang,”jelasnya kepada awak media, Minggu (21/4/2019), sekitar pukul 08.05 WIB.

Salah satu warga saat mengembalikan uang dugaan politik uang sebesar Rp 150 ribu dari timses nomor urut 10, caleg partai Golkar Dapil III Kepulauan Singkep Kabupaten Lingga, Kepri. (Foto/DL/Zul/Tim)

Dikatakannya,  terkuaknya dugaan politik uang ini, bermula satu hari setelah pesta demokrasi. Ada beberapa warga sebagai penerima, mengembalikan uang kepada Mawar Berduri, selaku tim oknum caleg nomor urut 10 tersebut.

Pasalnya, diketahui dari warga yang lainnya, ada juga tim caleg nomor urut satu dengan partai yang sama (Golkar,red), bagi-bagi uang sebesar Rp.200.000, pungkas narasumber tersebut.

Dikonfirmasi via WhatsApp (WA) terkait adanya isu politik uang itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Lingga Kepulauan Riau (Kepri), Zamroni, menyebutkan, “ini siapa bang ? Suruh lapor bang. Isi formulir laporan di-Panwascam untuk menentukan langkah selanjutnya,” tutupnya.

Selanjutnya, oknum caleg Partai Golkar dari Dapil III nomor urut satu saat dikonfirmasi, pada Jum’at (19/4/2019) malam, mengatakan, “Ini siape ? Saye tak paham maksudnye. Gak tau saya, saya sekarang ada diposco Golkar,”ujarnya. Dikatakannya lagi, “Saya lagi input data di posko,”tutupnya sekira pukul 23.56 WIB.

Mirisnya,di waktu yang berbeda, saat dikonfirmasi tim awak media melalui WA, oknum caleg Golkar nomor urut 10, hingga berita ini diunggah hanya terlihat contreng biru saja dan belum ada tanggapannya, atas dugaan politik uang tersebut.

(DL/Zul/Tim)