Dikonfirmasi Dana BOS, Pagar SMPN 4 Pollung Digembok Saat Jam Belajar

0
573
Pagar sekolah SMP Negeri 4 Pollung terlihat digembok.(foto/BN)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Pollung (Sumut)

Tindakan yang dilakukan pihak sekolah SMP Negeri 4 Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) membingungkan para tamu yang ingin berkunjung ke sekolah milik pemerintah itu.

Pasalnya, saat jam belajar berlangsung pihak sekolah menggembok pagar sekolah tersebut, sehingga tamu yang ingin berkunjung tidak bisa masuk.

Gerbang SMP Negeri 4 yang digembok pakai rantai.(foto/BN)

Bukan hanya tamu, wartawan yang ingin konfirmasi juga menjadi kesulitan untuk menemui nara sumber yang ada di dalam sekolah tersebut.

Sikap yang ditunjukkan pihak sekolah ini, dinilai kurang baik, apalagi di era keterbukaan informasi publik sekarang ini.

Sejauh ini belum diketahui apakah kebijakan menggembok pagar sekolah itu adalah perintah Kepala Sekolah SMPN-4 Pollung, J.Sihotang atau pihak peraturan dari dinas pendidikan daerah itu?

Wartawan yang coba konfirmasi pagi sekitar pukul 08.45 Wib terkait digemboknya pagar sekolah itu, belum berhasil dikarenakan pagar yang digembok itu tidak bisa dibuka, sementara di gerbang itu tidak ada ditemukan orang yang menjaganya.

Demikian juga beberapa wartawan yang ingin konfirmasi mengenai dana BOS, akhirnya harus gigit jari tanpa mendapatkan hasil konfirmasinya.

Pengakuan seorang warga, marga Bakkara, pagar sekolah setiap hari digembok untuk menghindari agar para pelajar tidak berkeliaran ke luar pekarangan sekolah.

Harusnya, demikian saran warga lain, kalaupun pagar itu digembok, sebaiknya ada petugas jaga di gerbang itu, agar tamu yang ingin berkunjung tidak terhalang.

Tak lama seorang ibu, diketahui marga Simatupang keluar datang menghampiri wartawan di luar pagar sekolah.

Tapi setelah dijelaskan untuk konfirmasi kepada Kepala Sekolah, ibu itu mengatakan kepala sekolah baru saja pergi rapat di rumah komite.

Keterangan ibu ini tidak begitu saja diperca para wartawan, alasannya wartawan mengaku sempat melihat ada seseorang mirip kepala sekolah berada di dalam sekolah memakai kaos berwarna kuning.

Lebih lanjut ditanya, dimana kepala sekolah rapat komite, jam berapa perginya? Ibu boru  Simatupang itu hanya menjawab  “Baru pergi”. Padahal kalangan wartawan itu sudah lama menunggu di luar.(BN)

 

Editor : Maris