Dinilai Lalai Jalankan Tugas, Petugas Medis RSUD Pandan Resmi Di Polisikan

0
340
Dijual Rumah

Buktipers.com – Tapteng (Sumut)

Keluarga korban Edward Hutagalung (56) resmi melaporkan ke Mapolres Tapanuli Tengah, terkait dugaan kelalaian pihak Rumah Sakit Umum Daerah Pandan, menangani pasien mulai tertanggal 04 Maret 2018 kemarin, yang mengakibatkan pasien warga Kelurahan Lubuk Tukko Baru, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, seluruh tubuhnya menjadi melepuh seperti terbakar diduga akibat salah resep.

Ketua organisasi Bara JP Sibolga/Tapteng serta DPC JPKP Pandan di dampingi Direktur LBH Bara JP oleh Parlaungan Silalahi, SH, langsung turut serta mendampingi keluarga korban (Edward Hutagalung) ke Mapolres Tapanuli Tengah, Jumat (4/5/2018).

Adapun Pelapor Istri korban Kasmaniar Napitupulu, warga Kelurahan Lubuk Tukko Baru, Lingkungan IV, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah, berdasarkan laporan polisi dengan nomor, LP/73/V/2018/SU/RES TAPTENG. Sekitar Pukul 13.10 Wib.

Kuasa Hukum LKBH Sumatera Parlaungan Silalahi dan LBH DPW JPKP provinsi Rudy chairulriza Tanjung S.H merasa terpanggil, dengan adanya kejadian yang dialami oleh keluarga Edward Hutagalung tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Parlaungan Silalahi sebagai Direktur LBH Bara JP Sibolga mengatakan, Sangat prihatin melihat kondisi Edward Hutagalung.

“Disini suami dari Kasmaniar br Napitupulu (49), atas peristiwa yang menimpa dirinya tersebut.

“Jadi kita telah resmi melaporkan Pihak Rumah Sakit Umum Pandan ke Polres Tapanuli Tengah, karena diduga ada kelalaian, dalam hal pelayanan terhadap pasien yang bernama Edward Hutagalung, kita menilai ada dugaan tindak pidana kelalaian daripada medis di rumah sakit umum pandan, jadi kita turut andil ikut melaporkan hal ini ke Mapolres Tapanuli Tenga” Sebut Parlaungan.

Parlaungan juga meminta kepada Polres Tapanuli Tengah, agar menyikapi kejadian ini, menangani dengan serius dalam perkara ini tentunya.

“Saya juga menghapkan agar Pihak Polres Tapteng,tegas dalam maslah ini,”Tambah Parlauangan Silalahi ,SH sesaat setelah keluar dari Mapolres Tapteng. (Job Purba)