Dipimpin Kasat Narkoba, Polres Labuhanbatu Kembangkan Kasus “Man Batak”

0
201
Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu kembangkan kasus Man Batak.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Penyidik Satres Narkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin Kasat, AKP Martualesi Sitepu, SH, MH, didampingi Kanit I, IPDA Sarwedi Manurung, melakukan pemeriksaan terhadap IP alias Man Batak (41), warga Lingkungan Padang Matinggi, di Direktorat Narkoba Polda Sumut, pada Kamis (25/2/2021).

Adapun pemeriksaan ini dilakukan, merupakan hasil pengembangan kasus dari 3 (tiga) anak buahnya yang berhasil ditangkap Sat Narkoba Polres Labuhanbatu sebelumnya, yaitu, RER alias Penden Mata Kero (41) yang ditangkap pada tanggal 5 Janauari 2021), H alias Ogut (45) yang ditangkap pada 7 Februari 2021 dan MZ alias Zuned (30), ditangkap tanggal 7 Februari 2021.

Dan kedua tersangka, H dan MZ, terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur karena mencoba melakukan perlawanan dan membahayakan jiwa personil saat pengembangan kasus di lapangan.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, SIK, MH, melalui Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu menerangkan, selanjutnya dari pemeriksaan ketiga tersangka ini, dalam perkara yang berbeda, tersangka IP alias Man Batak, juga akan kita lengkapi berkas perkaranya, masing – masing di 3 LP yang berbeda dan akan diteruskan ke JPU untuk disidangkan nantinya di Rantauprapat.

“Terhadap Man Batak dipersangkakan dengan pasal 114 Ayat 2 Sub Pasal 112 Ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,”jelasnya.

Secara kooperatif, Man Batak menerangkan, bahwa ke 3 orang tersangka yang ditangkap Sat Narkoba Polres Labuhanbatu adalah anggotanya yang dipekerjakannya dalam bisnis haram narkotikanya yang dimulainya sejak tahun 2010.

Ketika merasa diincar Polisi, saya bilang ke anggota supaya berhenti dulu seperti saat Penden ditangkap Sat Narkoba Polres Labuhanbatu, tanggal 5 Januari 2021. Semua anggota saya suruh untuk berhenti dulu, ternyata tanggal 9 Januari 2021, saya yang tertangkap. Sebenarnya, saya mau menyiapkan stok barang narkotika sabu untuk bisa diedarkan lebih banyak nantinya, setelah situasi aman. Mungkin inilah salah satu alasan, saya sulit ditangkap Polisi, ungkapnya.

 

(Syafii Harahap)