Dirjen PHPL Sebut 8 Kunci Sukses Kerjasama Sosial Perusahaan dan Masyarakat

0
227
Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (Dirjen PHPL – KLHK), Dr. Ir. Hilman Nugroho MP saat mengunjungi PT. Toba Pulp Lestari,Tbk (TPL), di Dusun Naga Hulambu, Nagori Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun.
Dijual Rumah

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK ), menyebutkan, ada delapan kunci sukses program kerjasama sosial yang dilaksanakan TPL, bersama masyarakat, di atas lahan hutan negara.

Hal ini ditegaskan Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (Dirjen PHPL – KLHK), Dr. Ir. Hilman Nugroho MP saat mengunjungi PT. Toba Pulp Lestari,Tbk (TPL), di Dusun Naga Hulambu, Nagori Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun.

Hal ini, menurutnya, akan menekankan, bahwa perusahaan tumbuh dan berkembang bersama masyarakat dan diharapkan menjadi percontohan di lahan Hutan Tanaman Industri ( HTI ) TPL lainnya.

Dalam keterangannya, di hadapan masyarakat kelompok tani “Dos Roha” Dusun Naga Hulambu, Hilman, mengatakan, keberadaan organisasi masyarakat bersama pendampingan, adalah kunci dasar dari program.

Kata Hilman, organisasi yang memiliki kesepahaman dan perencanaan serta pelatihan yang baik, memerlukan sentuhan dari perusahaan pemegang izin HTI untuk berkembang terutama dibidang pemasaran.

“Bila pasar disini kebanyakan adalah nira, maka organisasi masyarakat seharusnya menanam aren, karena permintaan pasar paling tinggi adalah untuk minuman nira, “terangnya.

Hilman juga mengatakan, bahwa perencanaan jangka menengah, dengan menanam tanaman menghasilkan setelah 2 tahun, menjadi pelengkap selain perencanaan penanaman, tanaman menghasilkan setelah 5 tahun sebagai program jangka panjang.

Menurutnya, keberadaan TPL sebagai bagian dari masyarakat adalah juga hal penting. “Bila mana tiba tiba masyarakat membutuhkan bantuan, seperti kebakaran hutan, maka TPL yang berdampingan dengan masyarakat akan hadir membantu,”katanya.

Hilman juga mengharapkan, TPL membantu masyarakat dalam pemasaran hasil usaha mereka. Hal ini diperlukan masyarakat, agar masyarakat mengetahui harga produk usaha mereka, di pasaran. “Jangan sampai masyarakat diperdaya tentang harga,”ujarnya.

Menurutnya, upaya masyarakat bersama TPL dalam memanfaatkan dan mengelola hasil hutan ini, patut dihargai. Hal ini sejalan dengan tujuan pemanfaatan kawasan hutan. Masyarakat sekitar hutan akan memperoleh manfaat lingkungan, sosial dan ekonomi secara optimal dengan tidak mengurangi fungsi utama HTI.

Kunjungan Dirjen PHPL KLHK ke PT. Toba Pulp Lestari, ini juga berkesempatan melihat operasional pabrik dan pengolahan limbah, serta pengembangan bibit eucalyptus sebagai bahan pokok pabrik dan pusat pelatihan pendidikan peternakan dan pertanian TPL.

Dipusat pelatihan dan pendidikan peternakan dan pertanian TPL, Dirjen PHPL KLHK, Dr. Ir. Hilman Nugroho MP yang didampingi Direktur Usaha Hutan Produksi KLHK, Ir. Istanto MSi dan beberapa Kasubdit dan staff sempat minum kopi dan makanan ubi kayu rebus, serta beberapa hasil produk petani binaan TPL.

Tampak hadir, Direktur TPL, Mulia Nauli, Juanda Panjaitan beserta jajaran Manajer, Janres Silalahi, Tagor Manik, Simon Sidabukke dan Komisaris Independen, Prof Togu Manurung.

(Stg)