Beranda Nasional Diskusi Perspektif Ekonomi Pemko Tebing Tinggi Undang Investor Kembangkan Wisata Air

Diskusi Perspektif Ekonomi Pemko Tebing Tinggi Undang Investor Kembangkan Wisata Air

409
0
IMG-20171106-WA0003
Loading...

Bukti Pers.Com Tebingtinggi, (Sumut).

Dengan selesainya Dam (Bendungan) Gerak Bajayau di Kelurahan Tambangan Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Pemerintah Kota Tebing Tinggi ingin mengundang para investor baik lokal maupun internasional untuk menanamkan modalnya dalam mengembangkan wisata air.

Hal itu disampaikan Walikota Tebing Tinggi H Umar Zunaidi Hasibuan kepada para pengusaha di Kota Tebing Tinggi dalam acara ‘Diskusi Perspektif Ekonomi’ untuk mewujudkan Kota Tebing Tinggi menjadi lebih maju ke depan, pada Senin (6/11/2017) yang dilaksanakan di Gedung Hj Sawiyah Nasution Jalan Sutomo Kota Tebing Tinggi. Disampaikan oleh Walikota bahwa, selain pembangunan wisata air, Kota Tebing Tinggi juga ingin menjadi kota kuliner.

“Dalam menyikapi tentang akan selesainya jalan tol Tebing Tinggi – Medan, maka kita harus menangkap peluang, dimana kita telah menata lokasi kuliner di kota ini. Di Tebing Tinggi itu, semua makanan enak dan harganya murah,” terang Umar Zunaidi Hasibuan.

Baca Juga!  Minta Izin Pemakaian Lahan Untuk Pendirian Tiang PLN, Ratusan Warga Desa Gunung Melayu Datangi Kantor PT. Lonsum

Dalam kesempatan itu, Walikota Umar Zunaidi Hasibuan turut menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tebing Tinggi juga akan mengembangkan agro wisata pertanian dan buah, dengan membentuk pusat perdagangan dan pencantuman indeks harga seluruh komoditi harga pasar.

“Untuk menuju hal itu, kebijakan yang akan dilakukan adalah, akan dibangunnya rest area di terminal Bandar Kajum, mengangkat kualitas dan memajukan UMKM dengan membantu packaging produk, membangun sekolah profesional, meningkatkan industri padat karya, peningkatan spam regional dan kapasitas air bersih serta membina UMKM untuk memanfaatkan dana bergulir,” sebut Walikota.

“Dalam peningkatan ekonomi di Tebing Tinggi, pemerintah daerah selalu mengikuti beberapa event-event pameran di seluruh Indonesia, terutama Batik asal Tebing Tinggi yang sudah menjadi produk yang laku di pasaran, tetapi untuk produk makanan, kita harus bisa menunjukkan label expired dan izin layak konsumsi makanan,” terang Umar Zunaidi Hasibuan. Untuk pertumbuhan ekonomi di Tebing Tinggi sebesar 5,5 persen, inflansi sebesar 3,5 persen dengan jumlah penduduk miskin 17.940 dan jumlah angka pengangguran sebesar 8.501 jiwa. “Dalam pengembangan tersebut kita harus memanfaatkan jasa bank yang murah dan melakukan kerjasama dengan Kadin dan Apindo Kota Tebing Tinggi,” imbuhnya.

Baca Juga!  Sambut Ramadhan, Polsek Kota Gelar Razia Miras

Sementara itu, narasumber dari Bank Indonesia (BI) Wilayah Sumatera Utara, Arif Budi Santoso mengatakan, bahwa kondisi global terlihat dari produksi yang lemah, sedangkan dari kenyataan ternyata pertumbuhan ekonomi dunia lebih baik. Dengan kondisi seperti itu, ekspor cenderung meningkat dimana pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,0 persen. Untuk tahun 2018 ini, kondisi Sumatera Utara masih tergantung dengan konsumsi domestik. Untuk sektor pertanian tahun 2018, bidang pertanian mengalami peningkatan karena kondisi cuaca sangat mendukung. “Kita yakin dengan perkembangan ekonomi tahun 2018 dan adanya peningkatan ekonomi, hal ini mendukung untuk perkembangan ekonomi di Kota Tebing Tinggi,” terang Arif Budi Santoso.

Kegiatan diskusi perspektif ekonomi ini juga dihadiri Wakil Walikota H Oki Doni Siregar, Wakapolres Tebing Tinggi Kompol A Sinurat, Wakil Ketua DPRD Muhammad Hazly Azhari Hasibuan serta para pimpinan SKPD dan seluruh pengusaha yang berasal Kota Tebing Tinggi. (Hormianna/Red)

Loading...