Dislindup Dan Satpol PP Tobasa Tinjau Lokasi Penimbunan Pasir Normalisasi Sungai Asahan Yang Diduga Diperjual Belikan

0
234
Loading...

BuktiPers.com – Tobasa (Sumut)

Dinas Lingkungan Hidup dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Toba Samosir meninjau lokasi Dolok Nauli, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir tempat penumpukan pasir hasil dari penyedotan PT. Jasa Tirta untuk normalisasi sungai Asahan yang diduga kuat diperjual belikan, Rabu, 09/05/2018.

Tito Siahaan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kab. Toba Samosir saat dikomfirmasi melalui telefon selular mengatakan bahwa Satpol PP sudah turun untuk meninjau lokasi pertambangan pasir. 

“kita sudah tinjau lokasinya semalam Selasa, 08/05 dan kita sudah berikan himbauan lisan ke karyawan PT. Jasa Tirta yang ada disana agar pasir yang di sedot dari sungai Asahan untuk normalisasi agar tidak diperjual belikan,” jelas Tito.

Baca Juga!  Diduga Oknum PT. Jasa Tirta Memperjual Belikan Pasir Hasil Sedotan Normalisasi Sungai Asahan

PT. Jasa Tirta hanya memiliki izin Lingkungan untuk tempat penumpukan pasir yang disedot dari sungai Asahan dan yang mengeluarkan izin tersebut Dinas Perizinan Kab. Tobasa, jadi untuk memperjual belikan pasir yang ada disana tidak diperbolehkan karena mereka hanya memiliki izin linkungan bukan izin pertambangan tambah Tito Siahaan.

Terpisah, Bangun Siagian Kabid. Penataan Penaatan Dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup mengatakan bahwa saat ini Rabu, 09/05 sudah memerintahkan anggotanya untuk kesana untuk memastikan langsung aktifitas yang diduga pasir dari sungai Asahan diperjual belikan.

“Saat ini staff Dinas Lingkungan Hidup masih berada disana untuk meninjau langsung kelokasi penumpukan pasir dari hasil normalisasi sungai Asahan yang berada di Dolok Nauli Kec. Porsea Kab. Toba Samosir. Kita tunggu saja mereka balik kekantor dari lokasi agar kita bisa menindaklanjutinya,” tuturnya saat dikomfirmasi melalui telefon selular dan mengakhirinya. (Jhon Rifer AS)

Loading...