Ditemui Tim Propam Polda Kepri, Ini Penjelasan Wakil Sekretaris DPC AJOI Lingga

0
6
Eka Ary Sandi
Dijual Rumah

Lingga, buktipers.com – Pemberitaan yang bertajuk “Maraknya Pembalakan Liar Kabupaten Lingga, Aparat Terkesan Tutup Mata”, menjadi pembicaraan hangat.

Tim Propam Polda Kepri turun ke Lingga dan silaturahmi dengan Wakil Sekretaris Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Aliansi Jurnalistik Online  Indonesia (AJOI) Kabupaten Lingga.

Temu bincang kepada wartawan tersebut, berlangsung pada Rabu (7/4/2021), lalu, di Sekretariat DPC AJOI Lingga, Jl. Prusahaan Timah Dabo Kecamatan Singkep.

Wakil Sekretaris DPC AJOI Lingga, Eka Ary Sandi, perwakilan Kepala Biro untuk wilayah Kabupaten Lingga dari media online Liputankepri.com, menjelaskan, “Pertemuan kami bermula dari kontak telpon seluler abang-abang dari Propam Polda Kepri kepada saya, entah dari siapa dapat nomor handphone saya. Mereka menelpon, memperkenalkan diri dan sekaligus pingin ketemu untuk saling kenal dan berbincang dengan saya,” ucap Eka Ary Sandi yang lebih akrab dengan panggilan Ary, Rabu (7/4/2021).

Lanjut Ary mengatakan, temu bincang yang berlangsung lebih kurang 60 menit kemarin, kebanyakan membahas seputaran masalah pemberitaan yang dirilisnya dan tayangkan pada Senin 22 Maret 2021 lalu.

Mereka menanyakan apakah ada ? Dan siapa saja yang melakukan intimidasi kepada saya hingga kini sejak berita itu diterbitkan ?, ujarnya.

“Itu sudah biasa dan resiko kita sebagai jurnalis bang, masalah intimidasi berupa cacian dan ancaman itu sudah pasti kami alami dan itu kebanyakan datangnya dari setiap orang yang merasa terganggu dan tidak senang dengan karya tulis kita, jawab saya dengan rilek (Ary-red) kepada mereka, “ucap Ary.

Masih kata Ary, mereka menjelaskan, kalau kedatangan mereka ke Lingga, dalam rangka menjalankan tugas atau perintah pimpinan.

“Kami ke Lingga ini menjalankan tugas/perintah pimpinan bang, dan masih banyak lagi rombongan kami, semuanya dari Propam Polda Kepri. Tujuan kami datang ke Lingga ini guna mengetahui, bagaimana dan sejauh mana aktivitas masyarakat di Lingga, terutama terkait rilis berita yang abang tayangkan,jelas mereka kepada saya, “terang Ary lagi.

“Banyak hal dan permasalahan yang dipertanyakan kepada saya, namun sebagai jurnalis saya hanya menjelaskan sebatas apa yang saya ketahui dan tidak lari pokok pembicaraan dengan apa rilis berita yang saya tayangkan. Masalah informasi lain, saya tidak memaparkan banyak hal. Karena itu bukan hak saya dan saya tidak menyimpan rasa dendam ataupun namanya namun setiap rilis berita yang saya tayangkan, itu adalah fakta bukan opini saya demi suatu kepentingan,”kata  Ary.

 

(Dl/Zul)