Ditreskrimum Polda Kepri Amankan Satu Orang Pelaku Curat

0
2
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhadrt S.,S.IK.,M.Si, didampingi Dir Reskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos.,S.IK dan Wadir Reskrimum, AKBP Ruslan Abdul Rasyid, S.IK., M.H, saat konferensi pers, Senin (7/12/2020) di Mapolda Kepri.
Dijual Rumah

Batam, buktipers.com – Tim Opsnal Ditreskrimum Polda Kepri, berhasil amankan seorang pelaku, berinisial SA yang merupakan residivis tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat).

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhadrt S.,S.IK.,M.Si, didampingi Dir Reskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos.,S.IK dan Wadir Reskrimum, AKBP Ruslan Abdul Rasyid, S.IK., M.H, saat konferensi pers, Senin (7/12/2020) di Mapolda Kepri.

Pengungkapan kasus ini, berawal pada tanggal 2 Desember 2020 lalu, sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, Tim Opsnal Dit Reskrimum Polda Kepri, melakukan patroli Kring Serse dan mendapatkan laporan dari warga, bahwa ada tindak pidana pencurian dengan memecahkan kaca kendaraan roda empat atau mobil, di parkiran Masjid Nurul Jannah, Perumahan Eden Park, Kota Batam.

Setelah mendapatkan informasi dan data, tim opsnal langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan satu orang dengan inisial SA.

Dari hasil interogasi, pelaku merupakan residivis kasus yang sama yang baru keluar dari LP, pada awal bulan Desember 2020, lalu, jelas Kabid Humas.

“Kemudian dilakukan pengembangan bersama pelaku untuk menuju tempat penyimpanan barang bukti hasil kejahatannya. Dan saat menuju ke lokasi yang bersangkutan mencoba untuk melawan petugas dan melarikan diri, sehingga Tim Opsnal yang tidak ingin kehilangan pelaku, terpaksa memberikan tindakan tegas terukur,”ujarnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 unit sepeda motor yang digunakan oleh pelaku, 1 buah tas warna hitam milik korban, Subehan, 1 unit handphone milik korban, uang tunai sebesar Rp. 1.550.000,-, 1 buah kunci mobil, 1 buah STNK motor, kartu identitas milik pelaku, 1 buah batu yang digunakan untuk memecah kaca dan 1 lembar kaca pintu mobil dalam keadaan retak, paparnya.

Atas perbuatan tersangka, diterapkan Pasal 363 KUHP yaitu tindak pidana curat, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun, tegas Kombes Pol Harry Goldenhardt.

“Dari kejadian tersebut kita himbau kepada masyarakat yang ada di wilayah Kota Batam khususnya dan seluruh wilayah Kepulauan Riau untuk lebih waspada apabila memarkir kendaraannya, upayakan tidak meninggalkan barang-barang berharga didalam kendaraan,”himbaunya.

(R/Zul)