Dituduh Pelihara Begu Ganjang, Wasda Nainggolan Diseret dan Dipukul Babakbelur

0
1194
Dijual Rumah

Buktipers.com, Dolok Panribuan (Sumut)  – Wasda Nainggolan (27) warga Jalan Sungai Tiram, Kelurahan Papanggo Kecamatan Tanjung Priuk, Jakarta Utara menjadi korban penganiayaan dan main hakim sendiri yang dolakukan Daulat Manik (20 ), Albert Manik (24) dan Manimbul Sidabutar (40), [email protected] warga Dusun Siatasan, Nagori Siatasan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun.

Wasda Nainggolan yang bertamu di rumah bibinya,  Mama Meri boru Nainggolan menjadi korban penganiayaan karena di rumah bibinya ada peliharaan befu ganjang.

Pada Selasa (10/07/2018) sekitar pukul 23.30 Wib, datang Gamot Siatasan Jimmi Sirait ke rumah bibi dan bertanya kepada kirban,  “Siapa kau. ”

Korban menjawab “Yang punya rumah ini, biviku.” Lalu Gamot mengatakan ada laporan dari masyarakat bahwa pemilik rumah ini ada pelihara begu ganjang dan selanjutnya Gamot meninggalkan rumah tersebut,

Lalu pada pukul 03.00 Wib, warga beramai-ramai datang ke rumah Mama Meri dan mengajak korban dan Mama Meri ke Warung Marga Sitio untuk membicarakan isu tentang begu ganjang.

Selanjutnya sesudah selesai pembicaraan tersebut, korban bersama Mama Meri pulang ke rumah.

Namub ketika tiba di rumah tersebut, warga datang kembali dan melakukan tindakan menyeret korban dari dalam rumah.

Korban diseret, dipukuli dan diikat di luar dengan kondisi babak belur. Tidak berapa lama  pihak kepolisian datang dan membawa korban ke Puskesmas untuk berobat.

Personil Polsek Tiga Dolok mengecek TKP dan ditemukan 2  unit bangunan rumah permanen serta barang yang ada dan 1 unit bangunan/ kedai, serta 2 unit sepedamotor sudah dirusaki oleh warga,

Pemiliknya Hasmaron Sidabutar sedang pergi menuju Pematang Siantar dan Daniel Sidabutar pemilik satu unit rumah dan kios/bengkel, sepeda motor miliknya.(Sitanggang)