Beranda Sumut DLH Kabupaten Sergai Tidak Temukan Pencemaran Dilakukan PT AN

DLH Kabupaten Sergai Tidak Temukan Pencemaran Dilakukan PT AN

91
0
DLH Sergai tinjau pengolahan sampah oleh PT AN yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Sergai, buktipers.com – Sempat diberitakan di media tentang dugaan pembuangan limbah pengolahan ikan,  ternyata tidak benar dan tidak berdasarkan fakta.

Karena limbah dari pengolahan ikan PT Aquafarm Nusantara (PT AN) dikelola pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Setelah melalui proses pengolahan, air limbah dibuang ke saluran pembuangan menuju Sungai Jamik, Desa Sei Nagalawan.

Demikian pernyataan PT AN yang disampaikan Afrizal, selaku Eksternal Affair PT AN, Senin (2/9/2019).

Agar tidak terjadi kesalahpahaman publik terhadap pemberitaan itu, dikatakan Afrizal, bahwa air limbah yang dibuang di bawah baku mutu, sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup. Untuk penaatan, PT AN telah memiliki izin pembuangan limbah cair dari Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, No. 002/36/DPMP2TSP-SB/III/2019.

Baca Juga!  Desakan Tutup PT Aquafarm Nusantara, Ini Janji Wakil Bupati Tobasa pada Warga yang Berunjuk Rasa

Untuk limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), PT AN juga memiliki tempat penyimpanan sementara limbah B3.

Begitupun, pengelolaan sampah yang berasal dari kegiatan di lingkungan kerja PT AN. Sampah tersebut dikumpul di tempat penampungan di areal lokasi PTAN, untuk pemisahan sampah organik dan non organic, katanya.

Perusahaan bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, untuk pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yang dikelola  Pemkab Sergai di Desa Cilawan, Kecamatan Pantai Cermin.

“Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Sergai, kami telah menerima pengarahan untuk dapat mengirim langsung dengan menggunakan mobil pengangkutan perusahaan untuk mengirim sampah ke TPA.

Selanjutnya, hal ini akan kami lakukan secara terus menerus untuk menghindari penumpukan sampah di lokasi tempat penampungan sementara di areal perusahaan, “papar Afrizal.

Baca Juga!  Rental Mobil Tak Kembali, Irfansyah Diringkus Polsek Perbaungan

Tim DLH Kabupaten Sergai, Senin (2/9/2019) yang telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi tempat pengumpulan sampah, tidak melihat sampah dibuang ke sungai yang mengalir ke laut.

Kondisi tempat pengumpulan sampah sudah dalam keadaan bersih. Begitu juga dengan dugaan pipa yang digunakan sebagai pembuangan limbah ke laut.

Hal ini dibenarkan Kepala DLH Kabupaten Sergai Panasehan Tambunan. Dijelaskan, bahwa pipa tersebut merupakan instalasi pengambilan air laut oleh perusahaan yang untuk sementara waktu tidak digunakan lagi. Jelas, bahwa pipa tersebut bukan merupakan saluran pembuangan air limbah, katanya.

Untuk proses budidaya pembenihan ikan, PT AN mengambil air dari sungai dengan cara memompakan ke kolam penampungan dengan istilah waduk.

Baca Juga!  DPRD Sumut Setujui R-APBD 2020 Rp 12,4 Triliun

Jadi perusahaan sangat berkepentingan sekali untuk tetap menjaga kualitas air agar tidak tercemar. Jika air sungai di sekitar lokasi tempat penampungan sampah tersebut sudah tercemar, jelas akan berdampak pada keberhasilan budidaya benih ikan perusahaan.

(ML.hrp)

Loading...