DPC Bravo Lima Kunjungi Nenek Legiyem yang Terbaring Sakit

0
26
DPC Bravo Lima Kabupaten Labuhanbatu, di bawah pimpinan Indramono mengunjungi Nenek Legiyem (60), di kediamannya, di Dusun Suka Maju, Desa Kampung Dalam, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (2/10/2020) lalu.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – DPC Bravo  Lima Kabupaten Labuhanbatu, di bawah pimpinan Indramono yang sering disapa Incun, bersama pengurus lainnya, mengunjungi Nenek Legiyem (60), di kediamannya, di Dusun Suka Maju, Desa Kampung Dalam, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (2/10/2020) lalu.

Nenek Legiyem sudah hampir satu tahun terbaring sakit, di tempat tidur yang reot, akibat terjangkit hematuria akut hingga kakinya membusuk.

Selain itu, janda yang tinggal bersama anaknya ini, juga mengalami kesakitan, ketika buang urine bercampur darah.

Menurut keterangan anaknya, Semi Rahayu, anak kelima dari lima bersaudara ini, saat dikonfirmasi awak media, di rumahnya, orangtuanya pernah dirujuk ke RSUD Rantauprapat, pada tahun 2019, lalu, tetapi pengobatannya tidak rutin karena terbentur biaya, meski Legiyem pernah ditangani dengan fasilitas kesehatan Askesda.

Di tempat yang sama, Abi Ridwan Pasaribu SH, Sekjen DPC Bravo Lima Kabupaten Labuhanbatu, kepada awak media mengatakan, kehadirannya bersama rekan pengurus Bravo Lima, Yasil, M.Sukma, dan Jamri untuk menjenguk dan melihat kondisi Nenek Legiyem serta memberikan bantuan sembako dan bantuan materi.

Mudah – mudahan, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga Nenek Legiyem dan keluarga.

Karena sudah tugas kita sebagai hamba Allah untuk saling tolong menolong di dunia ini, karena tidak meski kita kaya harus menolong, tapi  bisa menolong  sesama kita akan merasa kaya, ucapnya.

Abi juga menyampaikan kepada Nenek Legiyem dan keluarga, bahwa pihaknya siap memfasilitasi perobatan Nenek Legiyem berobat ke RSUD Rantauprapat untuk perawatan yang lebih baik.

Kami pengurus DPC Bravo Lima akan  berdoa kepada Allah SWT, semoga nenek lekas sembuh, pungkasnya.

 

(Syafii Harahap)