DPO Pelaku Cabul Tersungkur Diterjang Timah Panas  

0
541
Pria yang diduga pelaku cabul, dilumpuhkan dengan timah panas.(foto/Ucok/ist)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Paluta (sumut)

Jajaran Satreskrim Polres Tapsel akhirnya berhasil meringkus tersangka pelaku cabul inisial SS (30),  Minggu (14/10/2018) sekitar pukul 02.00 Wib di Desa Sigimbal, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

Buronan yang diringkus itu, terdaftar dalam pencarian orang setelah adanya Laporan Polisi Nomor: LP/245/IX/2018/Tapsel/ Sumut, tanggal 17 September 2018, dan penangkapan tersangka tercatat dalam Surat Perintah Penangkapan Nomor: SP.Kap/169/X/2018/Reskrim.

“Setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan persetubuhan atau perbuatan cabul” demikain bunyi pasal pencabulan itu.

Kapolres Tapsel AKBP M Iqbal Sik, melalui Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Ismawansah saat dihubungi awak media melalui pesan WatsApp (WA), Senin (15/10/2018) membenarkannya, SS katanya berhasil ditangkap di Gubuk Saba Jae, milik Halim Siregar, Desa Arse Jae Dolok, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapsel.

Ancaman yang dikenakan pada tersangka SS, katanya, adalah pasal 81 subsifer passal 82 UU RI No.17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No. 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Kronologis penangkapan imbuhnya lagi, pada hari Sabtu sekira pukul 22.00 Wib,  berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka SS diketahui keberadaannya di seputaran Desa Arse Jae.

Namun sewaktu dilakukan penangkapan, tersangka SS mencoba melarikan diri dan selanjutnya dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan melepaskan tembakan ke arah kaki tersangka hingga akhirnya tersungkur.

Tujuan penembakan, tukasnya, adalah untuk melumpuhkan, selanjutnya tersangka yang sudah tak berkutik itu diamankan dan dibawa ke Polres Tapsel guna proses pemeriksaan lebih lanjut. (ucok siregar)

 

Editor : Maris