Beranda Nasional DPP Horas Bangso Batak Protes Keras Rencana Pemulangan Mantan Anggota ISIS

DPP Horas Bangso Batak Protes Keras Rencana Pemulangan Mantan Anggota ISIS

69
0
Ketua Umum DPP Horas Bangso Batak, Lamsiang Sitompul (atas), korban bom gereja.

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Ketua Umum DPP Horas Bangso Batak, Lamsiang Sitompul, memprotes keras rencana pemulangan mantan anggota ISIS, sebagaimana diwacanakan oleh BNPT.

Alasannya, pemulangan mantan anggota ISIS, sama saja memasukkan bom waktu ke wilayah Indonesia, karena mereka sewaktu-waktu bisa saja melakukan tindakan terorisme.

Dan pemulangan mantan anggota ISIS sangat bertentangan dengan upaya penumpasan terorisme dan radikalisme, tambahhya.

Menurutnya, Pemerintah harusnya bekerja keras untuk menumpas semua potensi terorisme dan radikalisme, jangan justru memberikan peluang kepada para pendukung terorisme masuk ke Indonesia.

Para mantan anggota ISIS, sebelumnya sudah bersumpah setia terhadap ISIS, yang nota bene adalah kelompok terorisme. Maka secara otomatis, mereka sudah berkhianat terhadap Indonesia dan sudah selayaknya dicabut hak kewarganegaraannya dan mereka tidak layak lagi hidup di Indonesia, tegas Lamsiang.

Baca Juga!  Mahasiswa Petarung VS Mahasiswa Kupu-kupu

Disisi lain, pemulangan para mantan anggota ISIS, sangat melukai rasa kemanusiaan masyarakat Indonesia yang sudah trauma akibat tindakan terorisme, apalagi perasaan korban dari kejahatan terorisme.

Yang paling ironi, adalah biaya pemulihan korban terorisme, justru tidak ditanggulangi sepenuhnya oleh negara dengan alasan ketiadaan biaya, namun justru pemulangan mantan anggota ISIS, malah dibiayai Negara.

Hal ini tentu saja sangat melukai rasa kemanusiaan, dimana korban bom kurang diperhatikan, namun anggota teroris malah diperhatikan, ungkapnya.

Sebut saja misalnya, Trinity Hutahaean (umur 4 tahun), Alvaro Aurelius (4 tahun) dan Anita Kristobel (2 tahun), yang merupakan korban selamat. Selain korban selamat ada juga korban meninggal.

Olivia Marbun yang sampai saat ini masih harus melanjutkan rangkaian operasi, bahkan sampai ke luar negeri dan sangat kesulitan biaya. Karena ketiadaan biaya sampai mereka harus meminta sumbangan dari masyarakat lewat media sosial, ujarnya.

Baca Juga!  Plh.Walikota Buka Rakorbang Triwulan II Tahun Anggaran 2017

Hal ini sesuatu yang sangat memprihatinkan, dimana perhatian pemerintah yang sangat minim terhadap mereka, namun disisi lain, malah justru mantan anggota ISIS yang lebih diperhatikan oleh pemerintah, ucapnya.

Disamping mereka, tentu masih banyak lagi korban teror bom yang tidak terungkap ke permukaan yang tidak tertangani dengan baik.

Oleh karena itu, DPP Horas Bangso Batak, memprotes keras pemulangan mantan anggota ISIS kembali ke Indonesia dan mendesak pemerintah untuk semaksimal mungkin untuk pemulihan semua korban-korban bom untuk mengurangi penderitaan mereka, tegasnya, Kamis (11/7/2019).

 

(Stg)

Loading...