DPRD Nisut Dapil IV Kecewa, Pertanyakan Anggaran Rp2 Milyar

0
264
Suasana Musrenbang tingkat kecamatan Afulu, di Aula Kantor Camat Afulu, Senin (14/1/2019), lalu.
Dijual Rumah

Buktipers.com – Nias Utara (Sumut)

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara (Nisut), dari Dapil IV (Afulu-Lahewa), Ibelala  Waruwu, mengaku sangat kecewa kepada Pemkab setempat dan mempertanyakan anggaran Rp2 Milyar  untuk pembangunan ruas jalan dari Desa Afulu, menuju Desa Sisobahili-Lauru Lahewa, Kecamatan Afulu.

Hal ini diungkapkannya, pada saat Musrenbang tingkat kecamatan Afulu, di Aula Kantor Camat Afulu, Senin (14/1/2019), lalu.

Ibelala Waruwu  menjelaskan, bahwa pada tahun anggaran 2016, lalu, telah dibahas dan ditetapkan melalui paripurna DPRD Nisut, anggaran pembangunan ruas jalan dari simpang Desa Afulu, lintas kantor camat menuju desa Sisobahili dan desa Lauru Lahewa, senilai Rp. 2 Milyaran.

Bahkan telah dituangkan pada PPAS 2016, pada kegiatan Dinas PU Nias Utara, sesuai dengan nomor, dalam nomenklatur perencaan pembangunan 2016 yang lalu, untuk pembangunan ruas jalan dari simpang desa Afulu menuju desa Sisobahili – Lauru Lahewa, namun dari tahun 2016 sampai 2019, proyek itu hilang tanpa diketahui oleh Lembaga DPRD, ungkapnya.

Ibelala menyebutkan, bahwa program pembangunan ruas jalan itu, sebenarnya setiap tahunnya dan tetap mereka mengusulkannya,  baik melalui reses maupun Musrebang.

Dia minta Pemkab Nisut agar  ruas jalan ini dijadikan sebagai usul utama dari tingkat kecamatan Afulu atau pembangunan prioritas  utama, khusunya di tingkat kecamatan itu.

Sebab ruas jalan tersebut, termasuk jalan utama yang menghubungkan beberapa desa, yakni, desa Afulu, Lauru Satu, Sisobahili dan desa Lauru Lahewa. Bahkan menghubungkan kecamatan Afulu dengan  Lahewa. Karena ini termasuk ruas jalan kabupaten, jelasnya.

Ibelala Waruwu menambahkan, bahwa Bupati Nias Utara, M Ingati Nazara, sudah berkali – kali mengatakan pada kunjugan kerja di kecamatan Afulu, bahkan pada saat acara pembangunan Gedung Gereja BNKP Siofabanua, pada tahun 2017, lalu, bahwa akan dibangun ruas jalan dimaksud, pada tahun 2019, dari Afulu sampai Lauru Lahewa.

Pertanyaannya sekarang, apakah cukup anggaran sebesar Rp500 juta sepanjang 8 kilometer ? Ini merupakan janji palsu kepada masyarakat Afulu, tutur Ibelala dengan kesal.

Menanggapi pernyagtaan DPRD itu, Kabid Dinas PUPR Nias Utara, mengatakan, bahwa  Tahun 2019 ini anggarannya  sebesar Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah),  karena keterbatasan anggaran tahun ini.

Acara Musrenbang itu, tampak dihadiri Staf Ahli Bupati Nias Utara, OPD, Camat Afulu, Anggota DPRD Nias Utara Dapil IV, Bedali Lase, Herman Lahagu, Sonahia Gea, Masdalena Aceh, Kepala Desa Wilayah Kecamatan Afulu, Kaposek Lahewa, AKP Arius Zega dan Babinsa Afulu, Ka UPT Disdik Afulu, Ka Puskesmas Afulu, TP PKK, tokoh masyarakat, LSM dan wartawan serta aparat perangkat desa lingkup kecamatan Afulu. (Aro Ndraha-red)