Dua Mobil yang Terjebak Banjir Lumpur Sibaganding Berhasil Dievakuasi

0
672
Tim evakuasi di Jembatan Siduadua Sibaganding, Parapat bekerja hingga dini hari.(foto/stg/kolaseBP)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Dua dari tiga unit mobil yang terjebak banjir lumpur di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Jembatan Siduadua Parapat, Nagori Sibaganding , Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun berhasil dievakuasi, sementara satu truk yang ikut terjebak kemudian terbalik masih belum berhasil ditarik.

Petugas tim evakuasi yang dikomandoi pihak Polsek Parapat dan pihak Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Girsip) terlihat tak henti bekerja hingga Selasa dini hari (18/12/2018).

Dua dari tiga mobil yang berhasil dievakuasi adalah Toyota Rush dan pick up Mitsubishi L300. Sementara truk kontainer belum berhasil ditarik, disebabkan truk pengangkut barang dagangan itu kembali tertimbun lumpur akibat longsor susulan.

Hasil evakuasi itu disampaikan Kapolsek Parapat AKP Bambang Priyanto  Selasa (18/12/2018) malam menanggapi Buktipers.com.

“Kita kesulitan mengangkat karena memang sudah datang bencana susulan. Hingga tigaperempat badan truk sudah tertutup longsor,” katanya.

Kapolsek itu juga menjelaskan, hingga malam saat mereka bekerja tidak ada tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turun ke lapangan.

Untuk jalur alternatif, kata AKP Bambang Priyanto dialihkan dari arah Medan menggunakan jalur Sitahoan, dan dari arah Tarutung menggunakan jalur Simpang Inalum Kabupaten Tobasa.

Kapolsek juga mengimbau pengendara untuk beralih melalui Simpang Dua lanjut ke Dairi tujuan Tobasa- Taput.

Hingga Selasa dini hari (18/12/2018), petugas Polsek Parapat dan pihak Kecamatan masih terlihat tak henti melakukan evakuasi dan mengatur arus lalu lintas yang macat.

Evakuasi dilakukan dengan mengerahkan tiga alat berat (escavator) membersihkan tumpukan lumpur yang sangat tebal, kayu gelondongan dan bebatuan yang terbawa banjir bandang dari gunung di Jembatan Sidudua Sibaganding. Sejauh ini tidak ada korban jiwa.(stg)

 

Editor : Maris