Dualisme Dukungan di DPD PAN Sergai, Ini Jawaban Soekirman

0
5
PASANGAN Soekirman dan Ryan berfoto dengan Hatta Rajasa. TRIBUN MEDAN/HO

Sergai, buktipers.com – Detik-detik menjelang pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai di kantor KPUD, posisi  petahana Soekirman digoyang.

Hal ini bisa terjadi setelah beberapa pengurus dan kader Partai Amanat Nasional (PAN) Serdang Bedagai menolak mendukung pencalonannya bersama dengan pasangannya Tengku Muhammad Ryan Novandi. Penolakan ini pun diumumkan ke media dan tersebar di media sosial.

Terkait hal ini tidak banyak hal yang disampaikan oleh Soekirman ketika diwawancarai melalui telepon selulernya Minggu, (30/8/2020). Saat ini dirinya pun mengaku sudah mendapatkan dukungan berupa B1KWK yang dikeluarkan oleh DPP PAN.

Selain PAN B1KWK dari Partai Nasdem dan PKS juga sudah dipegangnya.

“Terkait hal itu (dualisme dukungan di DPP PAN Serdang Bedagai) urusan internal partai biar berjalan sesuai domain dan kebijakan Partai Amanat Nasional. Pesan saya agar para pengurus maupun simpatisan partai tetap santun, jaga kondusifitas daerah,”ucap Soekirman.

Soekirman menyebut demokrasi adalah keniscayaan yang harus diisi dengan dinamis untuk memilih pemimpin. Apa yang terjadi ini disebut bukan hanya terjadi di Serdang Bedagai namun juga daerah lain.

“Saya baca di medsos ada hal yang sudah terjadi pada PAN di Kabupaten Sleman. Untuk pendaftaran saya ikut saja jadwal dari tim pemenangan koalisi. Nanti kami kasih tahulah,” kata Soekirman.

Sebelumnya kepada wartawan Ketua DPD PAN Serdang Bedagai, Sayuti Nur bersama dengan beberapa pengurus harian menyatakan sikap kalau mereka menolak mendukung Soekirman bersama dengan Tengku Muhammad Ryan Novandi.

Sayuti menyebut bahwa dalam proses pilkada Serdang Bedagai DPD PAN sudah melakukan proses sebagaimana diamanahkan oleh juknis yang diatur oleh partai dari sejak pendaftaran seleksiberkas, wawancara sampai kemudian pleno dan proses ke DPP.

“Kenapa bakal calon Soekirman dan Tengku Muhammad Ryan Novandi ditolak karena mereka berdua sama sekali tidak mengikuti proses yang sudah ditetapkan oleh PAN sehingga keputusan DPP tersebut mencederai juknis yang mereka terapkan sendiri. Sehingga dengan ini kami menolak keputusan DPP PAN yang mengeluarkan rekomendasi lewat B1KWK,” ucap Sayuti Nur.

Sementara itu pandangan berbeda diucapkan oleh Wakil Ketua DPD PAN Serdang Bedagai, Sukarman.

Kepada awak media Sukarman menilai apa yang terjadi bentuk dari pelanggaran organisasi. Disebut tidak semua pengurus harian DPD telah diundang rapat untuk pengambilan keputusan penolakan dukungan itu.

“Kami beberapa pengurus DPD tetap mendukung keputusan DPP PAN untuk mengeluarkan B1KWK untuk Soekirman dan Ryan. Kami sangat kecewa (ada yang tidak mendukung) dan kami mensinyalir bahwa ada unsur politis di balik ini karena yang namanya Sami’na wa atho’na tidak dikerjakan. Disebut dalam rangka beralasan tidak mematuhi peraturan organisasi sementara mereka sendiri melanggar dan tidak mengundang beberapa pengurus harian untuk mengadakan rapat putusan tersebut,”ucap Sukarman.

Ia mensinyalir putusan untuk tidak mendukung pasangan Soekirman dan Ryan adalah pesanan. Karena menurutnya saat rapat tidak kuorum. Disebut ada segelintir orang yang tidak suka dengan keluarnya B1KWK untuk Soekirman dan Ryan.

Dikatakannya, pihaknya akan melakukan segala upaya dan mengamankan keputusan yang sudah diamanahkan DPP tentang B1KWK.

Dalam hal ini, pihaknya punya kewajiban untuk mengamankan dan di partai punya jenjang ada pimpinan tertinggi.

“Kami tegas bahwa bilamana pengurus DPP merubah ataupun mengganti yang lain kami akan menolak dengan keras. Karena dari awal sebelum keluar B1KWK sebagian sudah ada yang mendukung salah satu calon. Inilah asal usulnya sebenarnya. Kami akan lapor ke pusat. Beberapa pengurus yang menyetir akan kita laporkan agar ditindaklanjuti pusat. Ini bisa terjadi seperti ini karena mungkin dipegang orang yang tidak bertanggungjawab dan digunakan bukan untuk kepentingan kemaslahatan umat atau Partai Politik ataupun Kabupaten tapi untuk kepentingan pribadi,” katanya.

 

Sumber : tribunnews.com