Duel Maut 2 Saudara Ipar, Berawal dari Sepatu untuk Kondangan

0
1
Tangkapan layar rekaman CCTV dua pria di Sekayu, Musi Banyuasin duel maut. (Foto: Edi Lestari)
Dijual Rumah

Musi Banyuasin, buktipers.com  – Dua pria bersaudara ipar di Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Sekayu, OKU Selatan, Sumatra Selatan (Sumsel) terlibat duel maut hingga satu tewas bersimbah darah.

Duel maut ini berawal cekcok mulut terkait baju dan sepatu untuk pergi kondangan menghadiri hajatan warga.  Duel berdarah dua pria sempat terekam CCTV warga sekitar.

Terlihat dalam rekaman berdurasi sekitar empat detik, keduanya saling serang menggunakan senjata tajam dan palu.

Terdapat seorang pria hendak melerai namun gagal, karena keduanya menggunakan senjata dan terus saling serang.

Keduanya yakni Yogi (35) yang mendatangi rumah adik iparnya, Feri (30) untuk mengambil baju dan sepati. Dalam duel maut ini, Feri Tewas dengan luka tusuk senjata tajam di dada dan Yogi telah ditangkap beberapa saat kemudian.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupesy mengatakan, hasil pemeriksaan sementara perkelahian keduanya berawal saat pelaku ingin mengambil baju dan sepatu di rumah korban.

Namun terjadi cekcok dan berujung duel maut pada Minggu (12/9/2021).

“Korban mengalami luka tusuk di dada, sempat dilarikan ke RSUD, namun nyawanya tidak tertolong,” ujarnya, Senin (13/9/2021).

Rekaman CCTV warga, saat duel maut terjadi memang lokasinya sedang sepi. Hanya beberapa warga yang juga tidak dapat berbuat banyak karena keduanya bersenjata.

” Sesaat usai kejadian, polisi langsung melakukan olah TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang merupakan kakak ipar korban. “Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya oleh tim Reskrim dipimpin Kasat AKP Ali Rojikin,” kata Kapolres.

Dalam penangkapan polisi juga menemuan baran bukti yakni pisau dan palu yang digunakan dalam duel. Pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Musi Banyuasin untuk kepentingan penyelidikan.

“Akibat perbuatan pelaku yang menghilangan nyawa seseorang, pelaku dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara,” katanya.

 

Sumber : iNews.id