Dugaan Bendahara BPBD Tuba Gelapkan Dana Operasional Posko Covid-19 Belum Terbukti

0
22
Kepala BPBD Kabupaten Tuba, Kanedi, saat ditemui di ruang kerjanya.
Dijual Rumah

Tulang Bawang, buktipers.com – Dugaan Bendahara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) yang diduga memalsukan tandatangan dan menggelapkan dana operasional BBM untuk koordinator Posko-posko pemantauan dan pencegahan Covid-19 tahun anggaran 2020, masih belum terbukti kebenarannya.

Hal itu menyusul adanya pemberitaan dugaan atas  penggelapan anggaran Covid-19 dan Bendahara BPBD, Ani telah memperlihatkan dokumen BKP dan Kwitansi yang berisi penerimaan biaya tak terduga operasional BBM di posko Covid-19. Tercantum pada dokumen pertanggungjawaban sebesar Rp. 3.000.000,- (Tiga juta rupiah) per bulan.

“Saya sangat kaget karena ada tandatangan saya. Anehnya, saya tidak pernah merasa menandatangani BKP dan kwitansi itu, bahkan tidak pernah menerima uang itu,” tegas Ani.

“Saya juga telah memberi pernyataan secara tertulis kepada pihak Inspektorat dan saya siap bertanggungjawab, bilamana saya telah atau sengaja memberi keterangan palsu,”tambahnya.

Saat awak media mengkonfirmasi Kepala BPBD Kabupaten Tuba, Kanedi, di ruang kerjanya mengatakan, bahwa hal itu tidak benar dan tidak memiliki bukti yang kuat.

Tambahnya lagi, bahwasanya akan memanggil bendahara dan semua staf, untuk mempertanyakan permasalahan ini.

“Bila benar, maka saya siap bertanggungjawab dan siap mengembalikan uang tersebut dengan mengurangi honor saya,”pungkasnya.

(Red)