Beranda Hukum Dugaan Pemalsuan Ijazah Paket A dan B, Kasatreskrim : Tahap Pemeriksaan

Dugaan Pemalsuan Ijazah Paket A dan B, Kasatreskrim : Tahap Pemeriksaan

73
0
Keterangan foto : Ijazah Paket B milik Kepala Pekon Kamilin terpilih yang batal dilantik.
Loading...

Buktipers.com – Pringsewu (Lampung) – Kasat Reskrim Polres Tanggamus, Akp.Edy Qorinas lakukan tahap pemeriksaan dugaan pemalsuan ijazah paket A dan B berdasarkan LP/B-914/ XI / 2018 / LPG / RES TGM /28/11/18.

Dikatakan edy, proses penanganan laporan Solihin warga Pekon Kamilin Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu tentang dugaan Ijazah paket A dan B yang dipalsukan tahap pemeriksaan, nanti mau kita gelar, periksa ahli baru kordinasi dinas terkait.

” Pendalaman, pemeriksaan saksi ahli, kita gelarkan baru kita kordinasi dengan dinas terkait, ” ucap Kasatreskrim Polres Tanggamus saat dikonfirmasi lewat telephone selulernya, Minggu (02/12/18).

Terpisah, Solihin saat dikonfirmasi awak media tentang proses penanganan laporannya, semua sudah diserahkan pada pihak yang berwajib karena semuanya harus mengikuti mekanisme dan tahapan.

Baca Juga!  Kantongi 1 Paket Sabu, Seorang ABG Di Amankan Polisi
Keterangan Foto : Ijazah Paket A milik Kepala Pekon Kamilin Terpilih yang diduga dipalsukan.

Berita sebelumnya tidak dilantikanya Kepala Pekon (Kakon) Kamilin Terpilih Jupri Kecamatan Pagelaran Utara Tanggamus berbuntut pelaporan ke pihak berwajib. Laporan dilakukan oleh Solihin warga Kamilin ke Polres Tanggamus atas dugaan pemalsuan ijazah, Rabu (28/11/2018).

“Berdasarkan laporan polisi nomor: LP/B-914/ XI / 2018 / LPG / RES TGM /28/11/18. Unsurnya Objektif, terlapor terindikasi ada perbuatan memalsu, Objeknya yakni surat ijazah Paket A dan B yang diperuntukan sebagai bukti dari berkas pencalonan pilkakon serentak 2018. Sehingga dapat menimbulkan akibat kerugian dari terlapor, itulah dasar melaporkan,” terang Solihin saat dikonfirmasi, Kamis (29/11/2018).

la berharap, Polres Tanggamus dapat
secepatnya memproses dugaan pemalsuan
ijazah paket A dan B yang dilaporkanya. Karena definisi perbuatan memalsu adalah segala wujud perbuatan apapun yang ditujukan pada sebuah surat yang sudah ada, dengan cara menghapus mengubah atau mengganti salah satu isinya surat sehingga berbeda dengan surat semula.

Baca Juga!  Usai Menganiaya Istri, Kakek Tua Coba Bunuh Diri

Sebelumnya diberitakan, jazah Paket B Kepala Pekon (Kakon) Kamilin H. Jupri diduga jadi penyebab batal dilantik sebagai Kakon Kamilin oleh Bupati Pringsewu H. Sujadi.Pasalnya ada perbedaan nama orang tua pada dokumen yang menjadi syarat pencalonan itu.

Indikasi dugaan pemalsuan ljazah tersebut terlihat dari nama orang tua yang tertera pada ljazah Paket B milik Jupri. Dimana pada ijazah yang dikeluarkan PKBM Hajar Dewantara yang didaftarkan dengan nama jupri bin H.Madsani. Jupri pun menyatakan dokumen tersebut asli saat mendaftarkan diri sebagai Kakon Kamilin.

Namun keterangan berbeda diutarakan
Inspektur Pembantu (Irban) I Pringsewu
Dwirman. Pihaknya mengaku telah
mengkoordinasikan persoalan ijazah tersebut ke Dinas Pendidikan, hasilnya orang tua Jupri adalah Gino bukan H.Madsani seperti tertulis dipaket ijazah.

Baca Juga!  Miliki Narkoba, Warga Pangkatan Diringkus Petugas

Di ijazah memang ada perbedaan nama orang tuanya, data yang didapat dari Dinas Pendidikan, H.Jupri orang tuanya Gino bukan H.Madsani,” ucap Dwirman, saat dikonfirmasi lewat telephone, Selasa (27/11/2018).

Sebelumnya Ketua PKBM Hajar Dewantara
Ngaiman menegaskan ijazah paket A dan B yang dikeluarkan PKBM Hajar Dewantara asli sesuai syarat dan prosedur. Sampai ia berani
membubuhkan tandatangan di atas materai
untuk pernyataan atas keaslian ijazah H. Jupri Bin Gino. (Nang)

Loading...