Duh, 9 Guru di Payakumbuh Positif Covid-19

0
5
Ilustrasi guru dites swab sebelum kegiatan tatap muka di sekolah (Antara)

Payakumbuh, buktipers.com – Sembilan guru di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat positif Covid-19. Hal ini diketahui dari hasil tes swab massal yang keluar pada Minggu (23/8/2020).

Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Payakumbuh Bakhrizal mengatakan, tiga dari sembilan guru yang positif Covid-19 itu beralamat di Kabupaten Limapuluh Kota, Tanah Datar dan Agam.

“Namun, tiga orang ini seluruhnya mengajar di Kota Payakumbuh. Kasus positif ini diketahui dari pelaksanaan tes swab massal yang kami laksanakan beberapa waktu lalu,” kata Bakhrizal, Senin (24/8/2020).

Bakhrizal menambahkan, sembilan guru yang positif Covid-19 yakni dua orang guru dari SMK 1 Payakumbuh RM (59) warga Parit Rantang, Payakumbuh Barat dan S (59) warga di Parambahan Baso, Agam yang merupakan guru SMK 1 Payakumbuh.

“Penyebab dan kontak dari keduanya sampai saat ini belum diketahui,” kata dia.

Kemudian, lanjut Bakhrizal, tiga orang guru SMA 3 Payakumbuh, yakni AN (56), YF (32) dan MK (60) yang kontak dengan kasus sebelumnya yang juga berasal dari sekolah yang sama. Pasien MK merupakan warga Kabupaten Limapuluh Kota.

Selanjutnya, ada dua guru SMA Muchtar, yakni VA (23) warga Limbukan, Payakumbuh Selatan dan MD (25) guru SMA Muchtar yang beralamat di Rambatan, Kabupaten Tanah Datar. Sampai saat ini penyebab dan kontak dari keduanya belum diketahui.

“Untuk dua orang lainnya, yakni RN (38) mengajar di SD 42, warga Payobasung, Payakumbuh Timur dan GY (53) guru SMA 4, warga Payakumbuh Barat yang kontak dengan kasus sebelumnya berinisial M.” ujarnya

Seluruh pasien yang diumumkan saat ini, kata Bakhrizal, akan dilakukan isolasi di Baso. Pihaknya juga akan melakukan pengecekan lanjutan terhadap seluruh guru itu.

Terkait masih banyaknya penyebab dan kontak yang tidak diketahui, Dinas Kesehatan Kota akan melakukan pelacakan lebih mendalam.

“Jadi, kalau dilihat saat ini, berarti masih banyak OTG kita yang berkeliaran. Makanya harus dilakukan pelacakan yang lebih mendalam,” katanya.

 

Sumber : iNews.id