Duta Bahasa Utama Sumut 2019, Wali Kota Tanjungbalai Sampaikan Selamat pada Muhammad Irfan Novaldi

0
187
Muhammad Irfan Novaldi ketika meminta dukungan kepada masyarakat.
Dijual Rumah

Buktipers.com – Tanjungbalai (Sumut)

“Saya mengucapkan selamat kepada Muhammad Irfan Novaldi, yang berhasil menjadi pemenang duta bahasa Sumut tahun 2019. Semoga dengan diberikannya amanah sebagai duta bahasa, dapat membantu pemerintah dalam menyosialisasikan dan meyakinkan masyarakat, bahwa kita memiliki sebuah perekat utama bangsa, yaitu bahasa Indonesia, sebagai bahasa negara,” ujar Wali Kota Tanjungbalai, H.M Syahrial SH MH, usai mendapat informasi dari salah satu media nasional, Senin (15/7/2019), lalu.

Predikat duta utama Sumut 2019 tersebut, diraih usai pengumuman yang dilaksanakan pada malam puncak pemilihan duta bahasa Sumut,  di Hotel Polonia Medan, pada 13 Juli 2019, lalu.

Penyerahan penghargaan diserahkan langsung oleh Plt Balai Bahasa Sumut, Muhammad Muis.

Proses pemilihannya dilakukan secara ketat, pada tingkat provinsi dan alhamdulilah Adinda Muhammad Irfan Novaldi bisa melaluinya dengan baik dan berhasil meraih juara. Semoga nantinya juga berhasil  tingkat nasional, harap Wali Kota.

Sebagai duta bahasa, Muhammad Irfan Novaldi, memiliki peran penting karena juga akan berperan dalam mensosialisasikan bahasa Indonesia, terlebih dalam era globalisasi saat ini dan hal ini harus menjadi motivasi bagi generasi muda Kota Tanjungbalai, bahwa meraih prestasi itu bisa dari bidang apa saja yang terpenting adalah kemauan dan motivasi dalam meraih prestasi tersebut, jelas Syahrial.

Muhammad Irfan Novaldi (20), anak Kota Kerang “Tanjungbalai” yang merupakan anak ketiga dari pasangan Karsono dan Rosmaida dan saat ini kuliah di Universitas Medan (Unimed) semester VI.

Saat dihubungi via WhatsApp (WA), Nopal dalam panggilannya mengatakan, awal mengikuti seleksi duta bahasa dari dukungan dari para seniornya di organisasi yaitu Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris (HMJ BSI). “Mereka menyampaikan, coba – coba dulu ikut dubas (duta bahasa) itu dek, menang pasti kau nanti. Asal kau serius dan ikhlas ya, “sebut Nopal.

Ketika saya daftar dan mengirim berkas untuk administrasi pun saya benar benar tidak ada pasang target harus menang. Ketika masuk jadi 20 finalis, saya merasa sedikit lebih lega dan santai. Karena sudah makin dekat. Selama karantina dan unjuk bakat, saya banyak dibantu oleh keluarga saya, khususnya orangtua dan sepupu saya, Meirina Candra  serta guru olahraga SMP saya, yang meminjamkan perlengkapan silat untuk unjuk bakat, jelasnya

Lanjutnya lagi, “mungkin karena ada intuisi saya mungkin jadi duta bahasa utama atau paling tidak jadi Wakil I Duta Bahasa. Alhamdulillah saya mendapatkan hasil terbaik akhirnya,”katanya.

“Yang lebih membuat saya senang dan hampir menangis, prosesi menyelempangkan samir ke bahu saya dilakukan oleh senior organisasi saya di kampus, Patrial Olivert Zega S.Pd. sebagai Duta Bahasa Sumut 2018,”ungkap Nopal lagi.

Harapan saya, ada pembinaan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai kepada adik – adik yang sedang bersekolah. Terlebih lagi, saya sangat berharap ada beasiswa yang diberikan oleh Pemko Tanjungbalai kepada adik – adik,  yang ingin melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi. Harapan ini bukan hanya harapan saya pribadi, namun juga harapan teman teman yang tergabung dalam organisasi mahasiswa daerah yang akan kami bentuk bersama, ujarnya.

Saya juga akan mempersiapkan diri mengikuti lomba Duta Bahasa Tingkat Nasional pada awal Agustus 2019 mendatang. Semoga dukungan dari keluarga, sahabat dan tentunya Pemko Tanjungbalai sangat berarti buat saya, tutup Nopal.

 

(MJH)