Edy Rahmayadi Perpanjang Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Sumut hingga 15 Desember

0
7
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. (Foto: iNews/Ahmad Ridwan Nasution)
Dijual Rumah

Medan, buktipers.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi memperpanjang masa pemutihan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) hingga 15 Desember 2020 mendatang.

Langkah pemutihan ini dilakukan pemerintah provinsi (Pemprov) Sumut dikarenakan target penerimaan pajak dari pemutihan denda belum tercapai.

Kepala Bidang Pajak Kendaran Bermotor (PKB) Badan Pengelola Pajak dan Retribusi (BPPRD) Sumut, Syaiful Bahri mengatakan target awal penerimaan pajak di masa pemutihan denda sebesar Rp200 miliar.

Namun, hingga tanggal 14 November 2020 penerimaan pajak dari pemutihan baru mencapai Rp170 miliar atau 85 persen dari target.

Selain karena belum memenuhi target, perpanjangan pemutihan denda pajak kendaraan sesuai dengan Peraturan Gubernur Sumut (Pergub) Nomor 45 Tahun 2020 itu.

Hal ini karena masa pemutihan tahap pertama dinilai terlalu sempit. “Karena itu, pak gubernur menilai perlu perpanjangan masa berlakunya pemutihan denda pajak kendaraan tahap II hingga 15 Desember 2020,” ujar Syaiful Bahri, Sabtu (14/11/2020).

Syaiful mengimbau wajib pajak memanfaatkan keringanan pembayaran pajak kendaraan tahap II ini. Penundaan pembayaran pajak akan menimbulkan utang bagi wajib pajak.

“Karena bila tidak sekarang, tentu menjadi utang yang membebani si wajib pajak itu sendiri,” ucapnya.

Selain itu, pembayaran pajak kendaraan akan membantu keuangan Pemprov Sumut. Saat ini Pemprov Sumut sangat membutuhkan penerimaan pajak kendaraan untuk pembangunan di Sumut ke depannya, termasuk dalam penanganan covid-19.

“Karena itu, kami terus mengoptimalkan pertambahan penerimaan dari keringanan pajak ini. Kami telah menambah bus samsat keliling 11 unit lagi, penambahan jam pembayaran pajak, hingga sosialisasi masif,” ujarnya.

 

Sumber : iNews.id