Eks Satpam Green Pramuka Bunuh Nurhayati karena Sakit Hati Diludahi

0
384
Pelaku pembunuhan Nurhayati di Apartemen Green Pramuka (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)
Dijual Rumah

Buktipers.com- Jakarta

Pembunuh Nurhayati di Apartemen Green Pramuka disebut polisi melakukan perbuatan keji karena sakit hati. Sekitar sehari peristiwa pembunuhan itu, pelaku yang bernama Haris Prastiadi disebut polisi dikata-katai hingga diludahi Nurhayati.

“Motifnya karena sakit hati, diludahi dan dikatai korban,” ucap Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat  AKBP Tahan Marpaung kepada wartawan di Mapolres Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2019).

Haris disebut polisi merupakan mantan petugas keamanan di unit apartemen tersebut. Namun polisi belum memastikan hubungan antara Haris dengan Nurhayati.

“Kita masih dalami,” ucap Tahan.

Haris diketahui sudah tidak bekerja di apartemen itu tetapi tinggal di lantai 27 unit apartemen tersebut yang merupakan milik saudaranya. Dia ditangkap siang tadi pukul 14.00 WIB di rumah orang tuanya di Perumnas Klender, Jakarta Timur.

Dia telah ditetapkan sebagai tersangka dengan jeratan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan 338 KUHP tentang Pembunuhan.

Kasus ini berawal dari teriakan Nurhayati di lorong lantai 16 Tower Chrysant yang menggegerkan penghuni Apartemen Green Pramuka pada Sabtu, 5 Januari 2019. Nurhayati merupakan salah seorang penghuni unit di apartemen tersebut.

Sebelumnya Head of Communication Apartemen Green Pramuka City, Lusida Sinaga, mengatakan petugas sekuriti apartemen sempat membawa Nurhayati ke RSUD Cempaka Putih pada saat itu. Pihak pengelola juga memastikan akan berkoordinasi dengan kepolisian terkait kasus itu.

Sumber : Detik.Com