Emon Tega Aniaya Ayah Kandung, Motifnya Karena Sakit Hati dan Tuding Korban Selingkuh dengan Istrinya

0
573
Tersangka (tanpa masker) saat diamankan polisi dan barang bukti batu.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Tersangka penganiayaan, Suriadi alias Emon (23), diciduk Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu, dari kediamannya, di Dusun VIII, Kampung Pelintahan, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Selasa (23/6/2020) lalu, pukul 10.00 WIB.

Pelaku ditangkap, lantaran dilaporkan korbannya yang tak lain ayah kandungnya, Busri Basri alias Basri (60), penduduk Dusun VI Desa Bogak Besar, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai. Sesuai LP/ 34 / IV /2020/SU/Res Sergai/Sek Mengkudu tgl 24 April 2020.

“Motif tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban yang juga ayah kandungnya, lantaran sakit hati. Sebab, menurut tersangka, korban telah berselingkuh dengan istrinya,” terang Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum, didampingi Kapolsek Teluk Mengkudu, AKP BP. Pakpahan SH, Rabu (24/6/2020), kepada wartawan.

Oleh sebab itu, sambung Kapolres, tersangka mendatangi korban, Kamis (23/4/2020), sekitar pukul  17.30 WIB.

Pada saat bertemu dengan korban, tersangka langsung menuding ayahnya dengan mengatakan “Tega kali bapak mainkan binik aku, WUL alias Tari?”.

Namun, korban langsung membantahnya dengan mengatakan “tidak ada melakukan perbuatan yang dituduhkan”.

Mendengar jawaban itu, tersangka langsung emosi dan memukuli korban. Tak tahan dipukuli anaknya, Basri berusaha keluar rumah, namun kembali dikejar dan dilempar batu bata hingga kesakitan.

Warga yang berada di lokasi, langsung melerai penganiayaan yang dilakukan tersangka. Selanjutnya korban melaporkan perbuatan anaknya itu, ke Polsek Teluk Mengkudu.

“Tersangka diduga melakukan tindak pidana penganiayaan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat (1) dari KUHPidana,” tandas Kapores.

 

(ML.hrp)