Engkol Sepeda Motor Orang Lain, Warga Medan Tembung Ini Dobogem Massa

0
153
Dari kiri ke kanan, tersangka Boy Sandi dan Fadli, Rabu (10/4/2019). Tribun Medan/Pegasus Polsek Medan Area
Dijual Rumah

Buktipers.com – Medan (Sumut)

Tim Pegasus Polsek Medan Area mengamankan dua pria pelaku curanmor di dua tempat berbeda.

Kedua pria tersebut masing-masing Fadli Wijoyo (31) warga Jalan Datuk Kabu, Pasar III, Gang Keluarga No 8, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Tembung dan Boy Sandy (24) warga Jalan Tangguk Bongkar 6, No 114, Kelurahan TSM II, Kecamatan Medan Denai.

Kapolsek Medan Area Kompol Kris Sianturi mengatakan tersangka Fadli Wijoyo diamankan petugas karena mencuri sepeda motor milik Nurhalimah (44) warga Jalan Pukat II, Gang Aneka No 45, Kelurahan Bintan Timur, Kecamatan Medan Tembung.

Orang nomor satu di Polsek Medan Area ini menceritakan, kejadian berawal pada Selasa (9/4/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

Di mana, sambungnya, saat itu korban (Nurhalimah) baru keluar dari rumah temannya yang berada di Jalan Bromo Ujung, Perumahan Griya Bromo II No 4, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai.

Saat itu dia melihat ada orang yang tidak dikenalnya mencoba menghidupkan sepeda motor Honda Beat BK 4063 AHS miliknya.

“Korban yang melihat itu langsung berteriak yang mengundang perhatian warga. Sehingga warga yang tanpa dikomandoi langsung mengejar dan menangkap pelaku,”terangnya.

Tak berselang lama, petugas Pegasus Polsek Medan Area melintas di TKP dan langsung mengamankan Fadli dan membawanya ke Polsek untuk dimintai keterangan.

Sedangkan Boy Sandy, kata pria dengan melati satu dipundaknya ini menyatakan korbannya adalah Sugiono (41) warga Jalan Perjuangan II, Desa Sigura-gura, Kecamatan Patumbak.

Kapolsek menceritakan kejadian terjadi pada Selasa (9/4/2019) sekitar pukul 11.00 WIB di mana saat itu, korban (Sugiono) sedang bekerja sebagai tukang bangunan rumah.

“Jadi korban langsung keluar rumah karena ada teriakan maling yang dilakukan oleh warga,” kata Kris Sianturi.

Selanjutnya, sambungnya, ternyata warga berteriak karena sepeda motornya Yamaha Vega R tengah dicuri.

“Korban melihat tersangka dipukuli warga karena mencuri sepeda motor miliknya,” ujarnya.

Jadi, kata Sianturi, awalnya warga menelpon Polsek Percut Sei Tuan. “Karena ini wilkum kita, makanya mereka melimpahkan tersangka kepada kita,” katanya.

Masih dikatakan Sianturi, kedua pelaku ini dikenakan Pasal 363 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Untuk tersangka Boy Sandy, dia merupakan residivis dan pernah dihukum atas kasus penggelapan sepeda motor dengan vonis 2 tahun penjara,”terangnya.

Sekarang, kata Kris Sianturi, kedua tersangka sudah berada di Polsek Medan Area untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Sumber : tribunnews.com