Beranda Lintas Provinsi Fakta-fakta Mencekam Joni Dimangsa Buaya di Hadapan Ayahnya

Fakta-fakta Mencekam Joni Dimangsa Buaya di Hadapan Ayahnya

64
0
Foto: Polisi saat mencari warga yang diterkam buaya di Banyuasin, Sumsel. (Istimewa)

Banyuasin, buktipers.com – Malang nian nasib Joni (30) warga Banyuasin, Sumatera Selatan. Joni tewas diterkam buaya muara tepat di depan orang tuanya.

Kejadian tragis itu dibenarkan oleh Direktur Polairud Polda Sumsel, Kombes YS Widodo, Kamis (4/6/2020). “Benar, ada peristiwa nelayan diterkam buaya. Diterkam di depan orang tuanya yang sama-sama mencari ikan,” kata Widodo.

Widodo menceritakan insiden nelayan yang diterkam buaya terjadi di wilayah perairan Sungai Bungin, Rabu (3/6) pukul 13.30 WIB. Lokasi tersebut berada tepat di wilayah Muara Sungsang.

“Lokasi di perairan Sungsang, itu wilayah muara. Memang banyak buaya muara di lokasi itu,” kata Widodo.

Berikut fakta-fakta mencekam pria dimangsa buaya di hadapan ayah:

Baca Juga!  Mantan Camat Pulau Beringin Calonkan Diri Di Pileg 2019.

Pasang Perangkap Ikan

Widodo mengatakan korban baru saja selesai mencari kayu untuk pasang jaring perangkap ikan. Setelah jaring ikan dipasang, korban naik ke perahu.

Mereka ini nelayan, ayah dengan anaknya. Selesai memasang jaring, korban cuci kaki dari atas perahu,” kata Widodo.

Saat mencuci kaki, korban disambar buaya muara.

Ayah Menyelam Beri Pertolongan

Melihat anaknya disambar buaya, Asidin (58) langsung menyelam dan memberikan pertolongan. Namun, dia juga diserang dan mengalami luka.

“Ayahnya langsung menyelam, mengejar buaya yang menarik anaknya. Karena itu muara, banyak buaya ya ayahnya ini juga diserang balik,” kata Widodo.

Asidin pun mengalami luka di punggung dan tangan karena digigit buaya. Dia naik ke perahu untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga!  Dinas Sosial Okus Salurkan Bantuan Kelompok Usaha Bersama

Sementara anaknya, Joni, tenggelam dan hilang di air. Asidin yang melihat anaknya hilang kemudian meminta pertolongan warga di lokasi dan Polisi Perairan.

Joni Ditemukan Tewas

Joni kemudian ditemukan tewas pada malamnya. Dia ditemukan pada pukul 21.30 WIB.

“Ayahnya selamat, kalau anaknya ketemu pukul 21.30 WIB, Rabu (3/6). Kondisinya sudah meninggal dunia,” ucap Widodo.

Meskipun begitu, Widodo mengaku tidak mudah untuk menarik mayat korban dari permukaan air.

Buaya Sempat Ditembak 2 Kali

Buaya yang menyerang korban masih bertahan. Buaya itu masih menancapkan gigitannya.

“Buaya itu terlihat masih menggigit tubuh korban. Anggota saya sempat mendekati untuk menarik dan malah nyaris diserang. Terpaksa ditembak 2 kali baru dilepaskan,” katanya.

Baca Juga!  Polsek Banjar Agung Tangkap Tiga Warga Lagi Pesta Narkotika

Widodo mengatakan keluarga korban terpukul dengan kejadian tersebut. Sang ayah disebut hanya terduduk lesu mengingat kejadian yang menimpa sang anak.

“Duka mendalam, kami tadi malam datang ke rumah duka menyampaikan pesan duka dari bapak Kapolda. Termasuk juga kami memberikan bantuan,” tutupnya.

 

Sumber : detik.com

Loading...