Beranda Hukum Fakta-fakta Pembunuhan Nurhayati di Apartemen Green Pramuka

Fakta-fakta Pembunuhan Nurhayati di Apartemen Green Pramuka

141
0
Pelaku pembunuhan Nurhayati di Apartemen Green Pramuka (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)

Buktipers.com – Jakarta 

Teriakan di lorong lantai 16 Tower Chrysant mengagetkan penghuni

Apartemen Green Pramuka di Sabtu, 5 Januari sore selepas matahari terbenam. Pekikan itu merupakan permintaan tolong dari seorang wanita berusia 36 tahun bernama Nurhayati.

Petugas keamanan apartemen bergegas mencapai sumber suara tersebut. Nurhayati sudah bersimbah darah tetapi masih bernapas. Sesegera mungkin Nurhayati pun dibawa ke RSUD Cempaka Putih, tapi nyawanya tidak tertolong.

Polisi pun menyelidiki kasus ini. Hingga akhirnya pada Minggu (6/1/2019) siang, seorang pria bernama Haris Prastiadi ditangkap di Perumahan Klender, Jakarta Timur. Polisi menyebut Haris yang merupakan mantan petugas keamanan di apartemen itu sebagai pembunuh Nurhayati.

Baca Juga!  Sadis !!! Wanita Muda Dicekik, Diperkosa Lalu Dibunuh Pelaku

Berikut fakta-fakta kasus pembunuhan tersebut:

1. Nurhayati Sempat Berteriak Minta Tolong

Nurhayati berteriak meminta pertolongan saat mengalami penusukan di lorong lantai 16 tersebut. Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit.

“Ada laporan di situ, ada orang teriak-teriak minta tolong. Begitu dicek, ternyata ada yang penganiayaan itu,” kata Kapolsek Cempaka Putih Kompol Rosiana.

2. Ada 10 Luka Tusukan di Tubuh Nurhayati

Tubuh Nurhayati dipenuhi luka tusuk saat ditemukan. Polisi menyebut lebih dari 10 tusukan berada di tubuh wanita 36 tahun itu.

“Luka tusukannya kurang-lebih 10 tusukan,” ucap Kapolsek Cempaka Putih Kompol Rosiana.

Luka tusukan di tubuh Nurhayati disebut Rosiana sebagian besar di bagian kiri. “Ada (luka tusuk di) paha, satu. Terus kemudian di dada, dekat ketiak gitu,” imbuh Rosiana.

Baca Juga!  Kapolda Jatim: Mucikari Artis VA Punya 45 Nama Artis Lainnya

3. Haris Mengaku Sakit Hati hingga Pernah Diludahi

Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung mengatakan Haris mengaku sakit hati sehingga membunuh Nurhayati. Tahan juga menyebut Haris mengaku pernah diludahi.

“Kalau menurut pengakuan sementara ya dia sudah siapkan pisau, ya mungkin ya. Hasil interogasi sementarra dia mengaku untuk menakut-nakuti. Karena menurut informasi pelaku katanya korban ini pernah membuang ludah di depan muka dia,” ucap Tahan.

Tahan menyebut peristiwa peludahan itu terjadi sehari sebelum pembunuhan itu terjadi. Selain itu, Haris juga mengaku dikata-katai.

“Diludahi, dikata-katai,” ucap Tahan.

4. Haris Pernah Ditolak Cintanya dan Cekcok dengan Nurhayati

Haris juga mengaku pernah menyatakan cintanya pada Nurhayati tetapi tidak berbalas. Dia pun merasa sakit hati.

Baca Juga!  Meski Pakai Jimat, Pencuri Motor Ini Tertangkap Juga

“Sekali doang (ditolak cintanya),” kata Haris saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Jakarta Pusat.

Selain itu, Haris sempat cekcok dengan Nurhayati sesaat sebelum membunuhnya.

Sumber : Detik.Com

Loading...