Fatal !!! Klinik Griya Benmari Diduga Kuat Tidak Kantongi Izin Operasional, Pasien Darsani Kini Stroke

0
45
Klinik Griya Benmari
Dijual Rumah

Mesuji, buktipers.com – Kondisi pasien Darsani sangat memprihatinkan usai berobat di Klinik Griya Benmari.

Setelah diberi obat oleh oknum perawat di klinik itu, berinisial (AG) A.Md.Kep, Darsani akhirnya jadi menderita stroke.

Terkait hal itu, Kabid Dinkes Mesuji, Ali Yansyah yang dionfirmasi wartawan, menyampaikan, sebelum memberikan obat, harusnya AG, mendapat rekomendasi  dari dokter atau pimpinanya.

Tapi anehnya, dia melakukan itu tanpa ada rekomendasi dari dokter. Tentunya, hal itu sudah menyalahi aturan, ungkap Kabid Dinkes, di ruang kerjanya, Rabu (2/12/2020).

Dan terkait ijin oprasional klinik tempat AG kerja, harusnya terlebih dahulu ada ijin lingkungan dari masyarakat setempat, ujarnya.

Itu baru bisa membuat ijin oprasional kliniknya, tambahnya.

“Memang pada waktu tahun 2015 yang lalu, dia pernah menghadap saya, minta tolong dibuatkan ijin operasional klinik itu, dan saya lupa persis tanggal dan bulannya. Kalau terkait dengan jarak waktu ijin yang diberikan kepada pihak penerima itu, waktunya hanya 5 tahun sekali izinnya berlaku,”ungkapnya.

Pasien Darsani saat mendapat perawatan medis.

Terkait dengan waktu ijin yang kami berikan kepada  pihak penerima AG, nanti saya kroscek terlebih dahulu, apakah masih berlaku atau pun tidak, jelasnya lagi.

Soalnya, pembuatan ijin oprasional klinik itu, dulu saya masih di LH. Dia  pernah ngurus ke saya, dan si AG itu juga pernah jadi bawahan saya, katanya.

Masih katanya, mengenai mantri maupun perawat klinik yang ingin memasukan obat ke pasein, melalui suntikan, harus mendapatkan rekomendasi terlebih dahulu dari dokter. Karena jika tidak mentaati aturan, maka sudah pasti, itu melanggar aturan dan kode etik kedokteran, tandasnya.

Apalagi di jaman perubahan ini, Dinas Kesehatan hanya mengeluarkan rekomindasi saja. Untuk ijin oprasional klinik, sekarang yang mengeluarkan dari dinas satu pintu, cetusnya.

Di tempat terpisah, Ketua Persatuan Perawat Nasional  Indonisia (PPNI ) Mesuji, Kasno mengatakan “Saya berharap kepada AG, bisa berperan aktif secara kekeluarga dengan pihak keluarga Darsani. Karena sejauh ini, nampak terlihat pihak AG dinilai kurang berperan aktif kepada pihak korban. Kami yakin yang namanya manusia, tidak ada yang sempurna, pasti banyak hilafnya,”ungkap Kasno, kepada wartawan saat dikonfirmasi, di ruang kerjanya.

Apalagi, musibah yang tidak kita inginkan ini karena kurang berhati – hati dan teliti, itu akan menjadi tanggung jawab kita yang melakukannya, tambahnya.

“Saya sebagai  ketua PPNI  dan segenap jajaran anggota di wilayah hukum Mesuji, hanya sekedar dapat memberikan pembinaan dan masukan. Kami pun berharap kepada pihak keluarga AG, agar dapat berperan aktif menemui keluarga Bapak Darsani, “katanya menyarankan.

(JN)