Beranda Parawisata Festival Danau Toba ke 7 Tahun 2019 Resmi Ditutup dengan Lagu ‘O...

Festival Danau Toba ke 7 Tahun 2019 Resmi Ditutup dengan Lagu ‘O Tano Batak’

214
0
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara, dr Ria Nofida Telaumbanua, bersama dengan Juara 1 Butet dan Ucok.

Simalungun, buktipers.com – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, Dr Ria Nofida Telaumbanua MKes, secara resmi menutup Festival Danau Toba (FDT) ke 7 Tahun 2019, di Lapangan Open Stage Parapat, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Kamis (12/12/2019), sekitar pukul 16.30 WIB.

Penutupan FDT yang mengusung tema”Inspiring Danau Toba” tersebut, dihadiri Ketua Komisi B DPRD Sumut, Viktor Silaen dan Anggota DPRD Sumut, Zeria Salim Ritonga, Tuani Lumban Tobing, Pantur Banjarnahor, Muhammad Rayan, Sumiar Sagala, Saut Bangkit Purba, Kepala Dinas Pariwisata Simalungun, Resman Saragih, Patuha Maujana Simalungun, Japaten Purba, Kapolsek Parapat, AKP Irson, Denramil 11 Parapat, Kapten Inf Prawoto, Sekdis Pariwisata Simalungun, Anson Napitupulu dan masyarakat.

Sebelum acara penutupan, terlebih dahulu diumumkan juara Ucok dan Butet

Baca Juga!  Aliansi Relawan Gerakan Masyarakat Peduli Danau Toba Deklarasi di Parapat

Juara  Ucok

1.Philips Pratama Siahaan

2.Chandra Hakiki

3.Yoga Arya Pratama

Juara Butet

1.Nurida Rahma

2.Sarah Audina Tanjung

3.Desy Wlly Yani Siregar

Acara penutupan FDT tersebut, ditandai menyayikan lagu ‘O Tano Batak’ dan disambut meriah oleh masyarakat.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Ramayadi, dalam sambutannya yang disampaikan Ketua Panitia FDT 2019, Kepala Dinas Pariwisara dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara, dr Ria Nofida Telaumbanua, didampingi Kadis Pariwisata Simalungun.

Ria dalam sambutannya, mengatakan, acara FDT 2019 ini merupakan event tahunan yang dilaksanakan Dinas Pariwisata dan Provinsi Sumut, berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata yang berlangsung selama empat hari, di Parapat dan dihadiri 3.000 pengunjung dan sebelumnya, FDT 2019 ini, dibuka langsung oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

Baca Juga!  Kejati Sumut Terima SPDP Direktur PT ALAM

Tema FDT 2019 ini yaitu ‘Inspiring Toba’ untuk memberikan inspirasi,  ide-ide untuk pengembangan destinasi pariwisata Danau Toba dari kearifan lokal seluruh etnis yang ada di Sumatera Utara, katanya.

Lanjutnya, acara FDT 2019 ini juga telah memecahkan rekor MURI, yaitu dari seni melipat kain bulang silappeei dengan jumlah 1.024 peserta dan langsung mendapatkan sertifikat dari Manager Senior Yayasan Prestasi Nusantara, Yusuf Ngadri.

Diungkapkannya rangkaian perlombaan yang dilaksanakan pada acara FDT 2019 di Parapat, juga telah menghasilkan tiga pemenang terbaik dari semua jenis rangkain kegiatan dan perlombaan serta mendapatkan hadiah pembinaan.

“Bagi yang belum mendapatkan juara semoga dikesempatan selanjutnya dapat melakukan yang lebih baik lagi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kabupaten Simalungun, sebagai tuan rumah FDT 2019 dan juga kabupaten kota se-kawasan Danau Toba serta kepada para peserta, karena ikut berpartisipasi mensukseskan FDT 2019 di Parapat,” katanya.

Baca Juga!  Pemko Tanjungbalai Bantu Bayi Pengidap Hidrosefalus

Closing cermony dirangkai dengan berbagai pertunjukan, yakni tarian etnis Jawa, seni tari dari Kabupaten Karo dengan lagu Perkolong-kolong, seni bela diri, seni suara, pertunjukan Ucok Butet, hiburan dan pemberian hadiah bagi para pemenang lomba.

Dia menilai, seluruh kegiatan FDT terselenggara dengan sukses dan baik pameran ekonomi kreatif, lomba paduan suara dan permainan tradisional .

“Melihat itu saya merasa FDT ini sudah berada di jalurnya. Kegiatan-kegiatan bernuasa budaya berhasil ditampilkan di perhelatan ini. Untuk itu, semua ini perlu dipertahankan, apalagi mengingat Danau Toba telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai kawasan strategis Nasional,” katanya.

(Stg)

Loading...