Gandeng BMKG Belawan, Kadiskanla Sergai Buka SLCN 2021

0
4
Kepala BMKG Maritim Stasiun II Belawan Sugiono serahkan cendramata kepada Kadis Kanla Sergai, Sri Wahyuni Pancasila Wati SP, M.Si.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Dinas Perikanan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) gandeng Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Stasiun II Medan, gelar pelatihan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) 2021 di aula Diskanla Sergai di Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Kamis (14/10/2021).

SLCN 2021 ini dibuka oleh Kepala Dinas Kanla Sergai, Sri Wahyuni Pancasila Wati. SP. MSi, didampingi Kepala BMKG Maritim Stasiun II Belawan, Sugiyono dengan peserta perwakilan OPD terkait, penyuluh, penyuluh swadaya dan perwakilan nelayan Sergai.

Kadis Kanla Sergai, Sri Wahyuni Pancasila yang akrab disapa Ibu Yuyun ini mengungkapkan, permasalahan yang krusial diperairan Sergai dan berdampak kepada nelayan, adalah masuknya kapal nelayan dari luar Sergai untuk mengambil ikan di perairan Sergai.

“Nelayan Sergai masih mempergunakan alat tangkap tradisional, sementara nelayan dari Belawan,Tanjung Balai dan lainnya dengan alat modern. Tentunya 11.000 nelayan yang berada di 5 Kecamatan di Sergai ini sangat terganggu dengan aktifitas nelayan dari luar tersebut. Apalagi dimasa pandemi Covid-19 sekarang ini, jangankan untuk membeli hape android malahan untuk makan saja sulit,” kata Yuyun.

Kadis Kanla juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini, sebab dengan adanya SLCN ini nantinya peserta dapat melakukan sosialisasi berjenjang kepada nelayan lain.

Karena saat ini masih prokes, peserta hanya hadir dari perwakilan OPD terkait, Penyuluh, Penyuluh Swadaya dan perwakilan nelayan dari 5 kecamatan.

Setelah selesai mengikuti pelatihan ini, mereka ini nantinya akan memberikan ilmu yang diperolehnya kepada nelayan lainnya secara berkesinambungan.

“Perpaduan prakiraan tradisional dan modern ini, tentunya sangat menguntungkan nelayan. Karena, kita berharap kalau nelayan bukan mencari ikan lagi, tetapi langsung menangkap ikan sekaligus meminimalisir waktu, BBM dan tenaga yang terkuras akibat mencari lokasi penangkapan ikan,” tandas Kadis Kanla Sergai.

Sebelumnya, Kepala BMKG Maritim Stasiun II Belawan, Sugiyono memaparkan kalau sebelumnya kegiatan ini sudah dilakukan di Deli Serdang.

“Pada hari ini dan waktu yang bersamaan juga dilakukan SLCN di Provinsi Jambi, dihadiri Bupati setempat dan anggota DPR-RI dari Komisi V, dan Provinsi Lampung bekerjasama dengan Syah Bandar. Tujuan pelatihan ini, untuk meningkatkan ketrampilan peserta dalam mengakses, membaca dan menindaklanjuti iklim Maritim, informasi lokasi ikan dari sumber yang dipercaya.

Informasi BMKG bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan, terutama sektor perikanan dan kelautan. Selama ini kita ketahui, nelayan mempunyai kearifan lokal dalam membaca cuaca, terkait perubahan iklim yang tidak menentu sekarang ini banyak hal yang meleset.

“Untuk itu pentingnya kearifan lokal disandingkan dengan prakiraan cuaca menggunakan alat yang canggih dan modern,”papar Sugiyono.

Pelatihan dibuka oleh Kadiskanla Sergai, dan dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata dari BMKG dan penyematan tanda peserta. Pelatihan dilakukan selama sehari penuh.

 

(ML.hrp)