Gawat…!!! Deliana Dan TPK Diduga Jual Aset Nagori Silau Manik

0
1745
IMG-20170930-WA0003

BuktiPers.Com – Simalungun (Sumut)

Kegiatan Pembangunan yang menggunakan Dana Desa Tahun Anggara (TA) 2016 di Desa/Nagori Silau Manik, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun telah selesai dikerjakan/terealisasikan.

Namun ada dugaan Deliana (Kades/Pangulu) dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) menjual aset nagori, yang dibelanjakan tahun 2016 dari anggaran dana desa.

Pasalnya saat BuktiPers.Com menyambangi Kantor Pangulu Nagori Silau Manik, Jumat (29/9) dan mencoba memperhatikan gudang serta lingkungan kantor, namun tidak terlihat barang aset nagori yang dibelanjakan tahun anggaran 2016 lalu, seperti alat-alat kerja (gerobak dorong, martil, sekrap, timbangan untuk pos yandu dan peralatan lainnya).

Saat ditanyakan hal tersebut pada Juana yang merupakan Kaur Pembangunan/ketua TPK dalam kegiatan Dana Desa 2016 berdalih digunakan untuk membantu kegiatan TA. 2017 Dana Desa yang saat ini masih tahap pelaksanaan.

“Adanya itu, tapi digunakan pekerja saat ini yang masih bekerja seperti di Huta I, III dan V,” jelas Juana.

Saat ditinjau pada pelaksanaan pekerjaan pembangunan di Huta V Nagori Silau Manik dan dari keterangan Gopar Silalahi, pekerja di lokasi tersebut, mengatakan bahwa barang yang dimaksud tidak ada.

“Tidak ada barang-barang itu disini, yang ada disini hanya beko baru (gerobak dorong) satu dan sendok semen satu. Lainnya kami bawa sendiri seperti skop, martil dan sendok semen untuk tambahan peralatan,” tutur Gopar.

Dari keterangan tersebut diduga barang aset nagori Silau Manik telah dijual Pangulu bersama TPK dari realisasi 11 kegiatan pembangunan 2016 yang menggunakan dana desa, yakni gerobak dorong 10, Martil 10, 10 cangkul + gagang, 10 Sekop + gagang dan 4 timbangan bayi untuk Pos Yandu.

Sehingga sangat diragukan juga audit Inspektorat Kabupaten Simalungun dalam pemeriksaan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Pangulu Tahun Anggaran 2016. Semoga Inspektorat mengaudit ulang kegiatan Nagori Silau Manik tahun 2016.(RS/Red)