Gegara Makan Jamur Sawit, Satu Keluarga di Batang Toru Keracunan

0
1
Ali Akbar (58) warga Dusun Matahari, Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), benar-benar tak menyangka bahwa jamur dari tanaman kelapa sawit yang dibawanya pulang ke rumah, pada Rabu (8/6/2022) sore, untuk dimasak maupun disantap oleh keluarganya di rumah, bakal berujung nahas. Istimewa
Dijual Rumah

Tapsel, buktipers.com – Ali Akbar (58) warga Dusun Matahari, Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), benar-benar tak menyangka bahwa jamur dari tanaman kelapa sawit yang dibawanya pulang ke rumah, pada Rabu (8/6/2022) sore, untuk dimasak maupun disantap oleh keluarganya di rumah, bakal berujung nahas.

Betapa tidak, pria yang sehari-hari bekerja sebagai pekebun itu bersama anak serta istrinya, diduga keracunan usai menyantap jamur tanaman kelapa sawit, pada Kamis (9/6/2022) siang, yang ia peroleh dari Kebun Sawit miliknya di Desa Perkebunan, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapsel.

Ali Akbar yang merasa tak beres akan makanan yang dimakannya, lantas menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Batang Toru, Polres Tapsel, Aipda Rahmat Hidayat Harahap.

Mendapat laporan dari warganya, Aipda Rahmat, langsung mendatangi kediaman Ali Akbar guna mengecek makanan yang dimakan Ali Akbar serta keluarganya.

“Selain Ali Akbar, anaknya Muhammad Aslan (9) dan istrinya Eriani Siregar (46), juga menjadi korban dari keracunan makanan tersebut,” ujar Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj, Kamis (9/6/2022).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kata Kapolres, Ali Akbar sempat memberikan jamur tanaman kelapa sawit tersebut ke istrinya agar disimpan ke dalam lemari es.

Esoknya, istri Ali Akbar lantas memasak ikan gulai yang dicampur dengan jamur tanaman kelapa sawit tersebut.

“Usai memakan jamur tanaman kelapa sawit tersebut, ketiganya (Ali Akbar serta anak dan istrinya) merasa pusing dan mual diikuti dengan muntah-muntah,” imbuh Kapolres.

Kata Kapolres, saat ini Ali Akbar beserta keluarganya sudah dibawa ke Puskesmas Batang Toru, guna mendapat perawatan medis.

Rencananya, Ali Akbar beserta keluarga, akan dirujuk ke Rumah Sakit Inanta Kota Padangsidimpuan, untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

 

Sumber : tribunnews.com