Beranda Hukum Gelapkan 25 Unit Mobil, Ini Modus Pelaku dan Ancaman Hukumannya

Gelapkan 25 Unit Mobil, Ini Modus Pelaku dan Ancaman Hukumannya

191
0
Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Zulhir, saat konsfrensi pers, di Lapangan Parama Satwika Mapolres setempat, Jalan Ir Juanda Karang Baru, Aceh Tamiang, Kamis (3/1/2019), kepada sejumlah awak media. (Foto/Tarmizi Puteh/Red)

Buktipers.com – Aceh Tamiang (Aceh)

Modus tersangka, berpura – pura merental mobil dan itu sudah direncanakan.

Setelah berhasil dirental, mobil  tersebut kemudian digadaikan kepada Ridwan (34), diduga sebagai penadah, di wilayah Kabupaten Aceh Timur senilai Rp. 30 Juta,  ujar Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Zulhir, saat konsfrensi pers, di Lapangan Parama Satwika Mapolres  setempat, Jalan Ir  Juanda Karang Baru, Aceh Tamiang, Kamis (3/1/2019), kepada sejumlah awak media.

Dan sebelum mengakhiri konsfrensi persnya, Kapolres juga menyampaikan,  agar setiap pemilik mobil yang menjadi korban penggelapan, bisa mengambil mobilnya di Polres Aceh Tamiang yaitu dengan membawa bukti diri dan kelengkapan surat – surat kendaraan,  sebagai bukti mobil tersebut milik korban, tutupnya.

Baca Juga!  Pakai Shabu Dikontrakan, Wanita Cantik Berurusan Dengan Polisi

Sementara Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Aceh Tamiang, dipimpin IPTU Dimmas Adhit Putra Tanto, berhasil mengamankan 24 unit mobil lainnya yang telah digadaikan di Kampung Alur Nirih, Kecamatan Peurlak Timur,  Kabupaten Aceh Timur. Dimana mobil – mobil tersebut, ditemukan dalam keadaan terkunci dan ditinggal oleh pelaku penadah, di pinggir jalan.

Tersangka Martonis alias Tonis Bin Insya (43), warga Bukit Tempurung, Kecamatan Kuala Simpang, Aceh Tamiang, dijerat dengan Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Saat ini,  tersangka bersama barang bukti, 1 mobil Avanza 1.3 G warna putih, nopol 1707 tahun 2014 milik korban Ismawati, beserta 24 unit mobil lainnya,  diamankan di Mapolres Aceh Tamiang untuk diperiksa lebih lanjut. (Tarmizi Puteh/Red)

Loading...