Gelapkan Mobil Rental, Oknum PNS di Babel Diringkus Polisi

0
124
Foto: Gelapkan mobil rental, oknum PNS di Babel diringkus polisi. (Foto: Istimewa)
Dijual Rumah

Bangka Barat, buktipers.com – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung (Babel) diringkus polisi. Perempuan berinisial MY (40) itu ditangkap karena menjadi dalang penggelapan mobil rental.

“Ada dua orang yang diamankan terkait kasus pencurian dan penggelapan mobil rental yakni HD (44) dan MY, MY adalah oknum PNS,” jelas Kasat Reskrim Polres Bangka Barat, AKP Andri Eko Stiawan dalam keterangannya, Minggu (5/7/2020).

Kasus ini terbongkar setelah korban, Ng Sak Kim atau Ce Kim (62) warga Tegal Rejo, Sungai Baru, Kecamatan Muntok membuat laporan ke Mapolres Bangka Barat. Korban merasa ditipu setelah mobil yang dirental pelaku HD tak kunjung dipulangkan. Sehingga korban mengalami kerugian sebesar Rp 110 juta.

Atas laporan korban, polisi pun bergerak cepat memeriksa saksi-saksi dan mengamankan dua pelaku di dua lokasi yang berbeda. HD diringkus di lapangan Gelora Muntok. Sedangkan oknum PNS MY diamankan di Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung.

Andri mengungkapkan kedua pelaku ini memiliki peran yang berbeda. Tersangka MY ini berperan sebagai otak penggelapan, sementara tersangka HD mengeksekusi yakni merental mobil terhadap korban kemudian menggadaikan.

“Berawal dari penangkap pelaku HD. Dari hasil pemeriksaan, HD mengakui telah merental mobil milik korban kemudian mengantarkan kepada saksi Ilham untuk digadaikan dan dilakukan atas suruhan dari tersangka berinisial MY,” bebernya.

“Modus berpura-pura merental mobil. Namun mobil tersebut bukan digunakan untuk keperluan pribadi, melainkan untuk digadaikan tanpa sepengetahuan pemilik mobil,” imbuh Andri.

Dari hasil pengungkapan kasus itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti satu unit mobil Toyota type New Avanza 1,3 G M, 1 lembar STNK 1 lembar surat persyaratan dan ketentuan rental Trans Rent Car yang ditandatangani oleh Hendri tanggal 24 Juni 2020.

Untuk pelaku HD dijerat Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP. Sementara MY dijerat dengan Pasal 372 Jo 55 KUHP dengan pidana penjara paling lama empat tahun.

“Masyarakat dan pemilik mobil diimbau agar selalu berhati-hati dan gampang percaya dengan orang yang mau merental mobil kepada orang yang tidak dikenal,” kata Andri.

 

Sumber : detik.com