Gubernur Kalteng Diminta Sikapi Tanaman Hias yang Kurang Perawatan

0
136
Kondisi tanaman hias yang tampak layu akibat tak terawat.
Dijual Rumah

Buktipers.com – Palangka Raya

Anggaran  APBD 2018, baru setahun lebih digunakan, namun tanaman hias bernilai jutaan rupiah, di ruas Jalan RTA. Milono Km 5 dan Jalan Adonis Samad, tepatnya di sekitar Bundaran Burung, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalteng, terancam mati, dan bahkan tampak beberapa tanaman sudah ada yang mati.

Hal itu diduga karena kurangnya perawatan dari instansi terkait, Rabu (24/7/2019).

Diketahui, tanaman hias tersebut merupakan bagian dari item kegiatan proyek Oprasional Pemeliharaan (OP) Kebersihan dan Pemeliharaan Taman, dengan perkerjaan Pembuatan Taman Median tahun anggaran 2018 yang bersumber dari dana APBD milik Dinas PUPR Provinsi Kalteng.

Kedua paket proyek ini, seperti ruas Jalan RTA. Milono dan Jalan Adonis Samad, menghabiskan anggaran miliyaran rupiah. Menurut informasi, masa pemeliharaan proyek tersebut telah berakhir dan penanganannya menjadi tanggung jawab Dinas PUPR Provinsi Kalteng.

Kondisi tanaman hias yang tampak layu akibat tak terawat.

Sementara itu, PPTK OP Kebersihan Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Sumardi, saat dikonfirmasi beberapa awak media, Senin (22/7/2019), lalu, menjelaskan, pihaknya telah melakukan perawatan dan penyiraman secara optimal terhadap tanaman hias yang berada di Jalan Adonis Samad dan Jalan RTA Milono.

“Kita sudah melakukan penyiraman sebanyak dua kali sehari, pagi sama malam. Karena ini memasuki musim kemarau tanaman menjadi layu dan mati, tapi kita terus berupaya melakukan perawatan dan penyiraman. Sedangkan tanaman yang mati akan kita kordinasikan dengan pimpinan,” pungkas Sumardi.

Ditempat terpisah, Ketua DPD Lembaga Investigasi Tindak Pidana Korupsi Aparatur  Negara Republik Indonesia (LITPK ANDRI) Kalteng, Haruman Supono, SH, SE, AAIJ, berpendapat lain.

Seharusnya setelah diserahkan pihak kontraktor kepada Dinas PUPR Provinsi Kalteng, maka pemeliharaan dan perawatan rutin tanaman yang berada diruas Jalan RTA. Milono dan Jalan Adonis Samad, itu dilakukan oleh instansi tersebut.

Kondisi tanaman hias yang tampak layu akibat tak terawat.

“Sangat disayangkan, baru satu tahun tanaman hias tersebut sudah pada layu dan mati. Padahal, anggaran APBD tahun 2018 untuk membiayai kedua proyek tersebut nilainya tidak sedikit, mencapai miliyaran rupiah. Apalagi kedua jalan tersebut merupakan salah satu pintu gerbang masuk ke Provinsi Kalteng, melalui Bandara Tjilik Riwut,” ungkap Haruman, Rabu (24/7/2019) pagi.

Dalam permasalahan ini, ucap Haruman, Gubernur Kalteng harus segera mengambil sikap, karena ini menyangkut uang rakyat yang sudah dibelanjakan untuk kegiatan proyek tahun 2018 tersebut.

“Layu dan matinya tanaman hias yang berada diruas Jalan RTA. Milono dan Jalan Adonis Samad ini, membuat wajah Kota Palangka Raya, khususnya di kawasan Bandara Tjilik Riwut jadi kurang menarik dan asri lagi,” tutup Haruman.

 

(Hadiboy)