Hampir Enam Bulan, Bantuan 4 Bedah Rumah Warga Lubuk Dendang Belum Terbangun

0
36
Tampak salah satu rumah warga Dusun II Desa Lubuk Dendang yang dapat bantuan bedah rumah belum terbangun.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Sudah hampir enam bulan lamanya, bantuan empat bedah rumah warga Dusun II dan Dusun III Desa Lubuk Dendang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), yang berasal dari Kementerian Sosial, masih belum terbangun.

Hal tersebut tampak saat awak media mendatangi rumah – rumah para warga penerima bantuan tersebut.

Sarlik Siahaan (57), warga Dusun II, Desa Lubuk Dendang, Kecamatan Perbaungan, sebagai salah seorang penerima bantuan bedah rumah tersebut, Senin (09/5/2022) mengaku sangat kecewa kepada dinas terkait karena hingga saat ini, barang bangunan bantuan untuk bedah rumahnya belum seratus persen sampai sehingga mereka belum berani membangun.

Padahal, sudah hampir enam bulan sejak bulan September Tahun 2021 program bantuan bedah rumah ini berjalan. Hanya semen 20 sak, batu bata 4000 buah, besi 6 batang, 2 kusen pintu, 2 jendela dan pasir satu dump truk yang sampai kerumah. Sementara barang keperluan lainnya seperti seng dan lainnya belum ada, katanya. Sehingga kita belum berani untuk membangun, takut setelah terbangun nantinya rumah kita terbengkalai, lantaran sisa barang keperluan lainnya belum pasti kapan datangnya, tambahnya.

“Jadi kalau kita bangun nanti kita takut rumah tidak bisa ditempati, apalagi saat ini musim hujan, kita harus tinggal dimana,” ucap Sarlik Siahaan.

Kepala Desa Ardianto.

Di tempat yang sama, Iswadi (37) juga penerima bantuan bedah rumah masih belum berani membangun rumahnya karena bahan bangunan belum keseluruhan sampai. Dan jika sudah lengkap akan kita bangun, katanya.

Sementara, Ardianto Nasution, Kepala Desa Lubuk Dendang yang baru terpilih saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, kita memang dengar ada keluhan dari empat warga dusun II dan dusun III.

Mereka penerima bantuan bedah rumah dengan besaran Rp20 juta dari Kementerian, namun barang keperluan bangunan belum semuanya sampai, sehingga mereka enggan untuk membangun, sebab kepastian kapan datangnya dan sampai sisa barang bangunan tersebut, jelasnya.

Soalnya sudah hampir enam bulan program ini berjalan dan belum satu rumah penerima bantuan yang terbangun utuh, tambahnya.

“Kita berharap kepada dinas terkait, agar segera mengirim seluruh sisa barang bangunan bedah rumah empat orang warga ini, sebab mereka sangat kecewa lantaran belum tau pasti kapan barang bangunan itu datang,” kata Adrianto Nasution.

 

(ML.hrp)