Hanya karena Ingkar Janji, Jalan Setapak yang Baru Dibangun Dipagar Warga

0
203
Kondisi jalan yang baru dibangun sudah dipagari warga. (Foto/AGS)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Tanjabar (Jambi)

Program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat untuk membangun infrastruktur jalan yang ada di pedesaan untuk kepentingan bersama, sepertinya tidak berjalan maksimal. Apalagi tanpa adanya kerjasama antara masyarakat itu sendiri dengan aparat desa setempat.

Dan itu sungguh terjadi di Desa Merlung, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar).

Ironisnya, jalan rabat beton yang baru selesai dibangun malah dipasang pagar oleh warga, Sabtu (9/2/2019).

Itu semua karena diduga tidak adanya komunikasi antara aparat desa setempat, serta warga yang tanah perkebunannya dilewati oleh jalan tersebut.

Menurut salah satu warga yang tidak ingin disebutkan nama lengkapnya, berinisial JK, itu semua dikarenakan aparat desa saat membangun jalan tersebut, ingkari kesepakatan awal.

Dan hal tersebut membuat sang pemilik tanah berang, seolah – olah merasa dikangkangi, karena melenceng dari kesepakatan awal yang telah disepakati, katanya.

Kesepakatan awal, pemilik tanah bersedia jalannya dilalui oleh pembangunan rabat beton, asal jangan membangun lagi ke persimpangan lainnya, ujar JK.

Nah, ternyata tanpa sepengetahuan sang pemilik tanah, di tanah tersebut, malah pihak desa membangun jalan ke persimpangan yang ada rumah beberapa penduduk. Yang juga melewati sekitar beberapa meter tanah sang pemilik tanah, tambahnya.

Makanya jalan tersebut mau tidak mau terpaksa dipasang pagar, karena pihak desa tidak pernah berkomunikasi secara langsung kepada pihak yang punya tanah, tandasnya.

Buktipers.com mencoba menghubungi Kepala Desa Merlung, Jondri Robi melalui sambungan telepon seluler untuk menanyakan hal tersebut, namun dakam pembicaraan singkat, dia mengaku tidak ingin bertemu wartawan dan parahnya, telepon langsung dimatikannya, Jumat (8/2/2019), lalu.

(Jangcik)