Harga Bawang Merah Naik Tajam, Ini Penjelasan Disperindag Tual

0
122
Darnawati A. Koedoeboen.
Dijual Rumah

Tual, buktipers.com – Kurun waktu dalam minggu ini, harga kebutuhan pokok pangan bawang merah, melonjak naik.

Kenaikan harga bawang merah itu, diikuti beberapa kebutuhan pangan dan sayuran lainnya, ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kota Tual, Darnawati A. Koedoeboen SKM, M.M, saat ditemui buktipers.com, di ruang kerjanya, Jumat (5/6/2020).

Pengakuan Koedoeboen, pihaknya tengah melakukan inspeksi di Pasar Tual dan didapati harga bawang merah drastis meroket.

Dijelaskan, harga bawang merah saat ini mencapai Rp.100.000 per kilo gram, padahal harga sebelumnya berkisar antara Rp.40.000-Rp45.000/kg.

“Inspeksi yang kami lakukan ini untuk menemukan komiditas yang mengalami lonjakan paling tinggi dan salah satunya ada pada bawang merah. Juga diikuti beberapa sayuran lainnya, seperti tomat, kentang, wortel, kol dan sejumlah komuditas unggulan lainya,” jelasnya.

Menurutnya lonjakan harga yang begitu tajam ini, dipicu faktor transportasi yang menunda keberangkatanya, akibat dipengaruhi situasi pandemi Covid-19 yang dirasakan saat ini.

“Bayangkan saja untuk pengiriman buah lewat angkutan udara (pesawat) per kilo gramnya bisa mencapai Rp.25.000 dan bahkan lebih mahal dari harga buah tersebut,”ujarnya.

Dirinya mengaku, pihaknya juga telah berupaya untuk melakukan penekanan terhadap lonjakan harga tersehut, akan tetapi dikarenakan menggunakan kapal, sebagai alat transportasi laut, juga sangat lama waktu yang ditempuh. Sehingga komuditas yang tadinya bagus dari sisi kualitas barang menjadi anjlok, katanya.

“Ambil contoh saja salah satu distributor bawang merah yang pernah kita temui, mengaku pernah melakukan pengiriman lewat kapal contener berjumlah 2 ton dari Surabaya. Tapi setelah barang sampai di Tual, sudah terjadi pembusukan dan penyusutan berat, serta tidak mencukupi jumlah yang disepakati tersebut dan hanya 30 persen saja. Sedangkan 70 persen lainya mengalami kerugian,”papar Darnawati.

Mengantisipasi hal itu, Disperindag Tual telah melakukan penelusuran untuk memastikan penimbunan pada pedagang dalam memanfaatkan situasi tersebut, ungkapnya.

 

(Daniel Mituduan)