Hari ke – 4, 44 Orang Pengawas TPS Mendaftar di Panwaslu Pinangsori

0
249
Calon pengawas TPS saat mendaftar di Panwaslu Pinangsori. (Foto/Job Purba)
Dijual Rumah

Buktipers.com- Tapteng (Sumut)

Mengacu pada amanat UU Nomor 7 Tahun 2017, bahwa pengawas TPS dibentuk 23 hari, sebelum tahapan pemungutan suara, dan berakhir tujuh hari sesudah hari pemungutan suara di TPS.

Seperti halnya di Kecamatan Pinangsori, Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan ini juga telah resmi menerima para pendaftar bagi  yang berkeinginan, menjadi petugas pengawas tempat pemungutan suara.

“Kita telah membuka pendaftaran pengawas TPS se- Kecamatan Pinangsori, untuk pengumuman pendaftran dimulai tanggal 11 Februari 2019,” kata Ketua Bawaslu, Irvan, sekaligus yang membidangi  SDM, Kecamatan Pinangsori,  kepada Buktipers.com, Kamis  (14/2/2019).

Irvan mengatakan, pengumuman dapat dilihat di kantor kelurahan atau desa setempat dan di sekretariat Panwaslu kecamatan.

Irvan juga mengatakan, karena yang  berkewajiban merekrut, membuat SK, melantik dan melakukan bimtek bagi pengawas TPS adalah panwaslu kecamatan.

“Persyaratan sebagai pengawas TPS, sesuai yang diatur dalam Pedoman Pembentukan Pengawas TPS, sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017, Pasal 117 di antaranya WNI, kemudian pada saat mendaftar berusia minimal 25 tahun, setia pada kepada Pancasila dan UUD 1945, pendidikan paling rendah SMA/sederajat,”jelasnya.

Dia juga merinci kalau sampai saat ini, Kamis (13/2/2019), pukul 12.00 WIB, perserta yang mendaftar sudah mencapai 44 orang .

Bagi pelamar yang ingin mengetahui informasi lebih lengkap, bisa datang langsung ke sekretariat panwaslu kecamatan, katanya.

“Pengawas TPS yang akan direkrut untuk menghadapi pemilu 2019 sebanyak 62 orang, untuk seluruh desa dan kelurahan di Pinangsori dan saat ini sudah ada pendaftar sebanyak 44 orang,”tambahnya.

Dia menambahkan, sewaktu proses perekrutan berlangsung, panwaslu kecamatan akan menerima tanggapan dan masukan masyarakat terhadap calon pengawas TPS.

Irvan menyatakan, bahwa tugas pengawas TPS nantinya adalah mengawasi persiapan dan pelaksanaan pemungutan suara, persiapan dan pelaksanaan penghitungan suara serta penyerahan hasil pengitungan suara dari TPS ke PPS.

“Juga memastikan proses pungut hitung di tempat pemilihan  berjalan sesuai aturan untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan pada hari pemungutan suara nantinya,”ungkap Irvan.

(Job Purba)