Heboh Artis Bollywood Minum Urin Sapi, Ini Khasiat Sehatnya

0
8
Manfaat Minum Urin Sapi Foto: Getty Images/iStockphoto/microgen

Jakarta, buktipers.com – Pengobatan herbal ala India menjadi alasan aktor Bollywood Akshay Kumar rutin minum urin sapi. Meski terkesan jorok tapi urin sapi punya manfaat sehat untuk perkuat sistem imun.

Dilansir dari Boldsky (15/9) masyarakat India mengenal sistem pengobatan herbal Ayurveda yang diandalkan sebagai metode pengobatan segala jenis penyakit. Salah satu pengobatan yang terkenal yakni mengonsumsi urin sapi secara rutin. Sejak zaman kuno, urin sapi menjadi bagian penting dari tradisi India karena dipercaya memberi manfaat kesehatan.

Bukan hanya mitos belaka, para peneliti bahkan sudah melakukan serangkaian tes dan penelitian soal urin sapi dan menemukan hasil yang menakjubkan. Namun konsumsi urin sapi tidak bisa sembarangan karena ada batas porsi yang tak boleh diabaikan. Sebelum mulai konsumsi urin sapi, sebaiknya konsultasi dulu dengan ahli nutrisi supaya tidak menjadi bahaya.

Berikut beberapa manfaat minum urin sapi secara rutin.

1.Urin sapi bersifat antibakteri

Urin sapi memiliki aktivitas antibakteri. Ketika dikonsumsi, urin sapi akan bereaksi terhadap berbagai jenis bakteri termasuk E. coli, Salmonella typhi, S. aureus, Staphylococcus epidermidis, Pseudomonas aeruginosa, Streptococcus pyogenes dan masih banyak lagi. Urin sapi melawan efek negatif yang ditimbulkan dari berbagai bakteri ini.

Tak heran kalau kandungan urin sapi kerap kali ditemukan pada beberapa obat anti bakteri seperti ofloxacin dan ampicillin. Urin sapi juga efektif melawan beberapa bakteri yang kebal obat. Dalam beberapa kasus, orang-orang India juga mengonsumsi urin sapi untuk mencegah paparan virus corona.

Urin sapi juga memiliki sifat antioksidan yang terkandung dalam allantoin. Senyawa ini membantu membersihkan radikal bebas penyebab timbulnya berbagai penyakit. Meskipun punya banyak khasiat tetapi efeknya akan berbeda pada setiap orang jadi jangan asal minum urin sapi.

2.Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Buku-buku kuno yang berkaitan dengan Ayurveda menyatakan bahwa konsumsi urin sapi setiap hari meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit sebesar 104 persen. Urine sapi juga membantu meningkatkan respons kekebalan sistem kekebalan tubuh.

Urin sapi juga tercatat memiliki sifat anti inflamasi yang membantu meredakan rasa sakit sekaligus mengobati luka dengan lebih cepat.

Sebuah penelitian mengungkap urin sapi dengan efektif memperbaiki kontraksi luka serta meningkatkan pembentukan jaringan pada luka sehingga lebih mudah sembuh. Penelitian ini dilakukan pada tikus, butuh studi lebih lanjut untuk membuktikan tingkat efektifitas urin sapi untuk penyembuhan luka pada manusia.

3.Ampuh mencegah diabetes dan kanker

Urin sapi memiliki efek anti-diabetes. Dalam sebuah penelitian menunjukkan penurunan kadar gula darah yang signifikan, meskipun penurunannya lebih kecil dari glyburide (obat diabetes). Dari penelitian juga disimpulkan bahwa urin sapi tidak menunjukkan adanya toksisitas walaupun diberikan berkali-kali.

Antioksidan pada urin sapi juga diketahui bertanggung jawab untuk aktivitas anti kanker. Konsumsi urin sapi mengurangi kerusakan oksidatif dan mencegah proliferasi sel. Hal ini juga berpengaruh pada kekebalan yang baik untuk pencegahan penyakit kronis seperti kanker.

4.Bersifat sebagai obat cacing

Urin sapi memiliki kandungan anthelmintik yang membantu menghilangkan parasit usus pada manusia. Zat alami tersebut lebih efektif dibandingkan dengan piperazine citrate, obat yang umumnya digunakan untuk mengobati infeksi cacing.

Meskipun terkesan jorok dan menjijikan, urin sapi membantu membasmi cacing pita atau parasit cacing gelang usus lainnya. Urin sapi bahkan secara tradisional membantu mengobati efek keracunan dan menetralkan racun.

Dalam buku pengobatan herbal Ayurveda, urin sapi punya efek anti-racun. Ini menyatakan bahwa urin sapi membantu membunuh berbagai jenis racun. Di sini juga menyebutkan urin sapi bisa diandalkan untuk memurnikan bahan kimia beracun.

5.Kandungan urin sapi

Menurut International Journal of Research, urin sapi mengandung senyawa seperti natrium, besi, mangan, klorin, silikon, magnesium, asam tartarat, kalsium, vitamin (A, B, C, D, E), laktosa, mineral, nitrogen, dan kreatinin.

Urine sapi memang memiliki segudang manfaat tetapi bisa berbahaya bila digunakan dalam formulasi yang salah. Urin sapi diketahui untuk meningkatkan keefektifan obat atau ramuan tetapi bisa berbahaya bila digunakan sebagai bahan utama. Jadi jangan pernah mencoba untuk mengonsumi urin sapi secara sembarangan.

 

Sumber : detik.com