Ibu Kandung Tahu Gadis 12 Tahun Diperkosa Bapak Tiri Sebelum Dinikahkan

0
213
Pernikahan B (44) dengan gadis berusia 12 tahun di Pinrang, Sulsel. (Foto: Istimewa)
Dijual Rumah

Pinrang, buktipers.com – Polisi mengatakan, SA (39), ibu kandung NF (12), mengetahui perbuatan cabul suaminya, Sappe (39), sebelum menikahkan anaknya itu dengan B (44). NF mengungkap perlakukan ayah tirinya itu ke ibu kandung pada Juni kemarin.

“Perbuatan bejat tersangka baru ketahuan pada bulan Juni kemarin, saat korban pulang dalam keadaan menangis, di situlah awalnya korban membeberkan kelakuan ayah tirinya,” kata Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Dharma Praditya Negara, Sabtu (11/7/2020).

Dharma membeberkan bahwa pernikahan antara NF dan B yang terpaut usia 32 tahun merupakan rekayasa dari tersangka.

“Bulan Juni lalu, B datang ke Pinrang untuk mencari pendamping hidup, lalu tersangka (Sappe) menyodorkan anaknya (anak tiri) untuk dinikahi, di mana korban diimingi dibelikan sebuah HP,” katanya.

Sebelumnya, SA saat ditemui di rumahnya di Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, mengungkapkan pernikahan anaknya yang masih belia dengan B yang merupakan penyandang disabilitas atas dasar suka sama suka. Anaknya disebut sempat kabur dari rumah karena lamaran B ditolak.

“Awalnya ketemu di sebuah hajatan tetangga, komunikasi mereka lanjut lewat video call, dia (B) dua kali datang melamar, namun kami menolak karena tahulah kondisinya (B) bagaimana (tunanetra), namun karena anak saya ngotot malah kabur dari rumah selama 3 hari, makanya kami akhirnya setuju, takut nanti gimana-gimana, hamil, itu yang kami hindari,” kata SA, Selasa (7/7/2020).

Pernikahan NF (NF) dan B (44) digelar di rumah mempelai wanita di Kecamatan Suppa, Pinrang, Sulsel, pada 30 Juni 2020 dan viral di media sosial. Keduanya menikah secara karena pihak desa dan KUA menolak lantaran mempelai wanita masih 12 tahun.

“Setelah ditolak, kakak di perempuan ini mengambil alih pernikahan sendiri. Jadi pada tanggal 30 itu setelah pengakuan mereka ditolak, dinikahkan oleh kakaknya. Iya berlangsung sederhana karena pandemi COVID ini belum bisa ramai,” kata Kapolsek Suppa AKP Chandra saat dihubungi, Selasa (7/6/2020).

 

Sumber : detik.com