Ikan Iblis Merah Masih Menghantui Danau Toba, Pemerintah Tabur 75 Ribu Bibit Nila

0
2
Suasana penaburan ikan di perairan Danau Toba yang berada di kawasan Pantai Tambunan Lumban Pea, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Jumat (20/5/2022). HO
Dijual Rumah

Toba, buktipers.com – Keberadaan ikan iblis merah atau red devil masih menghantui nelayan di kawasan Danau Toba.

Sebagai upaya antisipasi mengganasnya ikan iblis merah, Pemkab Toba bersam Pemprov Sumut kembali menabur bibit ikan nila sebanyak 75.000 ekor.

Penaburan bibit ikan nila ini dilakukan di Pantai Tambunan Lumban Pea, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.

“Ini juga merupakan salah satu tindak lanjut mengatasi keresahan nelayan dan peningkatan hasil tangkap ikan nelayan kedepannya,” kata Bupati Toba, Poltak Sitorus, Minggu (22/5/2022).

Dalam kesempatan ini, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut mengatakan, bahwa penaburan bibit ikan nila dilakukan setelah Bupati Toba dan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi melakukan pertemuan terbatas.

“Hal tersebut sebagai tindak lanjut hasil pertemuan Bupati Toba bersama Gubsu Edy Rahmayadi beberapa waktu lalu. Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, saat ini bergerak cepat melakukan restocking ini dan harapannya dapat meningkatkan kembali ekonomi nelayan di Kabupaten Toba kedepannya,” kata Widodo, perwakilan Distanla.

Menyambung ucapan Widodo, Poltak Sotorus mengatakan ada 9 dari 16 kecamatan di Toba yang terkena dampak ikan iblis merah atau red devil tersebut.

“Dan berdasarkan laporan dari hasil tangkapan nelayan, populasi ikan endemik asli Danau Toba telah merosot dan ikan red devil semakin meningkat,” sambungnya.

Ia menyampaikan, pihaknya juga tengah membina kerjasama dengan peneliti soal kadar protein pada daging red devil.

“Kita juga telah bekerjasama dengan Prof. Simanjuntak salah satu peneliti dari IPB meneliti kadar protein ikan red devil ini guna dapat dimanfaatkan menjadi hal yang berguna sekaligus kedepannya akan membina masyarakat dalam mengolahnya menjadi bernilai ekonomis,” tambahnya.

Bupati Poltak Sitorus turut mengucapkan terima kasih yang besar atas respon cepat Gubsu Edy melalui kegiatan restocking yang dilakukan hari ini untuk menaikkan populasi ikan endemik Danau Toba.

Bupati Poltak juga berharap agar para nelayan dapat bersepakat tidak menangkap ikan yang masih kecil kecil guna menjaga populasi ikan ini dapat terus terjaga dan tidak terjadi permasalahan yang berulang nantinya

“Pastikan bapak nelayan jangan mengambil ikan yang masih kecil, paling tidak tunggulah 4 bulan setelah benih ditabur dengan ukuran ikan 4 ekor sekilo dan kalaupun hasil tangkapan ada yg masih kecil harap dikembalikan,” pungkasnya.

 

Sumber : tribunnews.com