Ini Kata Unesco soal Kapuas Hulu sebagai Cagar Biosfer Dunia  

0
337
Prof. Dr. Ir. Y. Purwanto Executive Director Komite Nasional Program MAB. UNESCO Indonesia, The Indonesia Man and the Biosphere (MAB). (foto/bayu)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Kapuas Hulu (Kalbar)

Setelah dua tahun berjuang, akhirnya Kabupaten Kapuas Hulu yang dinominsikan ke Unesco sebagai Cagar Biosfer Dunia, terkabul.

Di kawasan cagar biosfer itu kini disahkan dua taman nasional, yaitu, Taman Nasional Betung Kerihun (TNBK) dan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS)

Prof.Dr.Ir.Y.Purwanto, selaku Executive Director Komite Nasional Program The Indonesia Man and the Biosphere (MAB) Unesco, mengatakan hal itu saat digelarnya pembukaan Festival Danau Sentarum, di Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (26/10/2018).

“Oleh UNESCO tahun 2018 ini, di bulan Juni yang lalu, Kabupaten Kapuas Hulu   ditetapkan sebagai Cagar Biosfer dunia,” kata Purwanto saat di wawancara wartawan.

Menurut Purwanto, kenapa Kapuas Hulu diajukan sebagai kabupaten konservasi? Karena Kabupaten Kapuas Hulu kata dia, sangat layak ditampilkan ke dunia,  sangat penting dan potensial untuk program pembangunan yang berkelanjutan.

Menjadikan Kapuas Hulu sebagai cagar biosfer, keuntungannya sebut Purwanto, sangat banyak.

Pertama, kaerna kawasan ini sebagai bagian jaringan dunia, sehingga bisa memanfaatkan kawasan ini.

“Salah satunya branding ekonomi dan ekologi, tentu saja kawasan,” tandas dia.

Karena tujuan utama pembangunan berkelanjutan, adalah untuk pengolahan sumber daya alam maupun budaya, dan lain sebagainya.

“Keuntungan ada tiga, yaitu ekonomi, ekologi, ilmu budaya dan ilmu pengetahuan,” ujarnya.(Bayu)

 

Editor : Maris