Ini Penjelasan PLN soal Warga Bayar Pakai Domba untuk Ganti kWh Rusak

0
26
Ilustrasi (Foto: Dok. PLN).

Garut, buktipers.com – PLN angkat bicara soal kasus warga Garut yang membayar biaya ganti meteran kWh pakai domba gegara tak memiliki uang Rp 450 ribu.

Manajer PLN UP3 Garut Fauzan memastikan kejadian tersebut benar adanya. Kejadian tersebut berlangsung beberapa bulan lalu. Namun, pihak PLN mengaku baru mengetahuinya pada Selasa (25/8) kemarin.

Oknum petugas yang memeras dan mengambil domba milik warga Cisompet bernama Yn (37), diketahui bernama Ade Suryana. Ade dipastikan bukan merupakan karyawan PLN, melainkan petugas pelaksana dari mitra PLN.

“Tanggal 21 April 2020 Ade Suryana melakukan penggantian kWh meter, setelah kWh dipasang Ade Suryana atas inisiatif sendiri meminta biaya sebesar Rp. 450.000 rupiah yang sebenarnya bebas biaya, karena pelanggan tidak memiliki dana, pelanggan menawarkan memberikan domba miliknya

yang diterima oleh Ade Suryana,” ucap Fauzan dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (26/8/2020).

Terkait kejadian tersebut, sambung Fauzan, PLN kemudian melakukan penelusuran. PLN telah melayangkan teguran keras kepada pihak vendor dan Ade.

“Setelah ditemukan fakta melalui penelusuran informasi dan pengakuan oknum atas nama Ade Suryana dan beberapa saksi. PLN langsung memberikan sanksi dan teguran keras kepada Ade Suryana dan perusahaan pihak ketiga,” katanya.

Fauzan menambahkan, pihaknya meminta maaf atas kejadian tersebut. Fauzan memastikan penggantian meteran kWh yang dilakukan pihaknya tidak dipungut biaya.

“Manajemen PLN sangat menyesali kejadian ini dan meminta maaf kepada pelanggan atas segala ketidaknyamanan yang dialami serta berkomitmen akan meningkatkan pelayanan,” ujar Fauzan

 

Sumber : detik.com