Ini Penjelasan Wartawan Buktipers.com soal Berita Berjudul “Polres Lingga Amankan Salah Seorang Pengusaha Galangan Kapal Illegal”

0
288
Ilustrasi. (Net)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Lingga (Kepri)

Terkait pemberitaan yang diterbitkan pada Sabtu (5/1/2019) lalu, dengan judul “Polres Lingga Amankan Salah Seorang Pengusaha Galangan Kapal Illegal”, Kapolres Lingga, membantah soal dugaan tutup perkara Rp20 juta dan soal adanya informasi narasumber yang menyebutkan “untuk wartawan aman sudah sudah dikondisikan”.

Wartawan pun menyampaikan kronologis, bahwa tepatnya pada Sabtu (5/1/2019) sore, salah seorang wartawan berinisial MD (Jayantaranews.com), mendengar secara langsung pembicaraan beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab, sedang membicarakan terkait perkara, diamankannya salah seorang pengusaha galangan kapal, warga Dusun II Remik, Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep Selatan, dengan tujuan akan mengupayakan untuk tutup kasus sebesar Rp. 20 Juta.

Dan saat dikonfirmasi langsung kepada salah seorang dari beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab itu, menjelaskan, “benar ada saya mendengar pembicaraan terkait uang 20 juta, namun itu baru perundingan saja untuk berupaya membantu melakukan koordinasi”, dalih oknum berinisial SKI, di warung kopi Rina, jalan Eks PT. Timah Dabo, Kecamatan Singkep.

“Saya memang ada di di Posko caleg PDI saat itu, namun hanya sebatas mendengar pembicaraan saja. Dan terkait belum ada pemberitaan wartawan memang ya, mengenai bicara masalah uang Rp20 Juta ada, bisa tutup perkara, bukan saya. Itu percakapan antara UN dan bang JK, jelas SKI, asal warga Dusun I, Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep Selatan yang sekarang menetap di jalan Kampung Baru, Desa Batu Berdaun.

Selanjutnya, ditempat dan hari yang sama juga, yakni pada Senin (7/1/2019) pagi, dikatakan,  “Itu bukan ucapan saya, hanya saja ditanya kepada saya. Perkara ini, apa sudah ada yang urus atau belum. Jika belum, kemungkinan ada dana Rp20 Juta bisa saya bantu urus, katanya bang MK kepada saya, “ucap UN, warga jalan Terus Dusun II Remik Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep Selatan yang sekarang menetap di Lembah Kapitan Dabo, Kecamatan Singkep.

Sebelumnya, saat dikonfirmasi melalui via seluler, awak media online Redaksi Bekasi kepada seseorang yang juga turut hadir di Posko Caleg PDI, di jalan Bukit Kapitan, juga menyebutkan, “Iya bang saya ada, namun waktu itu maksudnya, hanya cerita dan bicara biasa saja (Iseng-iseng saja). Dan saya tidak kenal siapa namanya, apalagi saat itu, selain saya, ada beberapa orang lainnya yang sama-sama berada di Posko PDI pada saat itu, “ungkap berinisial LP, warga Desa Tinjul, Kecamatan Singkep Barat.

Menyimak dari informasi yang disampaikan salah seorang rekan media, terkait percakapan yang terjadi di Posko Caleg PDI, pada saat itu, sehingga pemberitaan yang diunggah  dinilai salah, tanpa koordinasi terlebih dahulu ke pihak penyidik perkara (Satreskrim Polres Lingga).

Dengan ini, selaku awak media buktipers.com, secara pribadi minta maaf atas semua kehilafan dan kesalahan, kepada Kapolres Lingga, AKBP Joko Adi, menyusul terbitnya berita tersebut. (Zul/BP)