Isak Tangis Iringi Pemakaman Serda Rusdi yang Tewas Tergantung dengan Tangan Terikat

0
41
Anggota TNI menggotong peti jenazah almrhum Serda Rusdi ke pemakaman di Pangkep, Sulsel. (Foto: iNews/Saharuddin)

Pangkep, buktipers.com – Duka mendalam menyelimuti kediaman almarhum Serda Rusdi, anggota TNI Kodim 1413 Buton yang ditemukan tewas tergantung di pohon dengan tangan terikat di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara pada Rabu (19/8/2020).

Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga. Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya, di Desa Taraweang , Kecamatan Labbakang, Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (20/8/2020) sore.

Belum diketahui pasti apa penyebab kematian almarhum. Dari hasil autopsi ditemukan tanda-tanda kekerasan pada leher korban.

Jasad Serda Rusdi sebelumnya ditemukan oleh Warga Audi (50) petani yang kebetulan melintas di lokasi. Korban ditemukan dalam keadaan tergantung di sebuah pohon, dengan posisi tangan terikat tali kabel( cord) di belakang tubuh Almarhum di desa Rahantari kecamatan Kabaena Barat Bombana Sulawesi Tenggara.

Dandim 1421/Pangkep Letkol infanteri Ade Sabaruddin yang mengantar langsung hingga ke pemakaman menyampaikan duka mendalam terhadap keluarga Almarhum. “Kami bersama seluruh jajaran kodim 1421 Pangkep menyampaikan duka yang sedalam dalamnya,” katanya.

Terkait kematian korban yang dinilai tidak wajar, Dandim mengaku belum bisa memberikan komentar lebih lanjut karena masih dalam penyelidikan petugas.

Dandim 1431/Buton Letkol infanteri Arif Kurniawan yang ikut hadir di pemakaman juga belum bisa memberikan tanggapan terkait motif kematian almarhum. “Kami masih berduka. Nanti selesai penyedikan, kita tunggu hasilnya,” ucapnya.

Serda Rusdi (36) anak kedua dari 6 bersaudara pasangan Rappe dan Rohani. Korban meninggalkan seorang istri, Lastri (32) dan seorang anak, Rifki Alfarizi (3).

 

Sumber : iNews.id